MEDAN, HETANEWS.oom - Oknum polisi anggota Polres Belawan dengan pangkat Aipda berinisial R alias Aipda R membunuh dua wanita, Rizka Putri (21) dan Cinta (sebelumnya ditulis Sinta) (16). Aipda R membunuh dua perempuan muda itu karena persoalan kesal terkait titipan tahanan Polres Belawan.

Aipda R kini masih mendekam di tahanan Polres Belawan. Kasubdit Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan pembunuhan bermula dari cekcok mulut antara Putri dan Aipda R di ruang tahanan Polres Labuhan Belawan, Sabtu (19/2).

Cekcok lantaran Putri menitipkan sebuah sesuatu untuk seorang tahanan Polres Belawan namun dia datang sudah terlalu larut. Aipda R pada saat itu sedang berjaga dan tak membolehkan Putri datang karena sudah lewat dari jam besuk. Mereka cekcok dan berujung pembunuhan.

Nainggolan mengatakan kasus ini ditangani serius oleh institusinya. Dia menjamin institusinya akan transparan.

"Kita tegas dan profesional meski pelakunya oknum anggota polisi," ujar Nainggolan, Senin (1/3).

Nainggolan kemudian membenarkan foto Aipda R yang beredar. Saat ini, Aipda R meringkuk di tahanan Polres Belawan. Nainggolan tak menyebut berapa usia Aipda R. Namun diperkirakan 40 tahun ke atas.

sumber: kumparan.com