SIANTAR, HETANEWS. com - Sebanyak 265 usulan pembangunan dibahas di Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Siantar Marimbun Tahun 2021. 

Musrenbang dibuka Wakil Walikota Pematangsiantar Togar Sitorus, di Kantor Camat Siantar Marimbun, Senin (1/3/2021) sekitar pukul 09.00 WIB.

Togar Sitorus menyampaikan, dalam Undang-undang (UU) Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, dijelaskan musrenbang dijadikan sebagai instrumen untuk memadukan pola perencanaan pembangunan dari top down dan bottom up secara berjenjang. 

Dimulai di tingkat kelurahan sampai tingkat nasional yang bermuara kepada penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun anggaran berikutnya.

Sejalan dengan hal itu dalam kurun waktu 11-24 Februari 2021 telah dilaksanakan musrenbang kelurahan di setiap kelurahan. 

Musrenbang kelurahan menghasilkan daftar skala prioritas pembangunan fisik dan non fisik. Pada musrenbang kecamatan, seluruh hasil musrenbang kelurahan akan dipresentasikan kembali. 

Mencari dari Pertanian

Camat Siantar Marimbun Jan Ericson Chandra Purba menerangkan, musrenbang tingkat kelurahan telah dilaksanakan. 

Usulan dari musrenbang tingkat kelurahan di Kecamatan Siantar Marimbun, katanya, sebanyak 265 usulan, yang terdiri atas bidang fisik 220 usulan, bidang ekonomi 40, dan bidang sosial budaya 5 usulan.

Diterangkan Jan, sekitar 60 persen warga di Kecamatan Siantar Marimbun mencari nafkah dari sektor pertanian. 

Sehingga difokuskan untuk pelatihan pembuatan pupuk yang dapat digunakan oleh masyarakat petani.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Siantar Netty Sianturi berharap, karena Kecamatan Siantar Marimbun merupakan daerah pertanian, maka sebaiknya dana kelurahan digunakan untuk keperluan pemberdayaan masyarakat, khususnya petani dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Anggota DPRD lainnya, Astronot Nainggolan mengatakan, dalam menggunakan dana kelurahan diharapkan dapat dilakukan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat. (Rilis)

Baca juga: Tantangan Pangan Bagi 14,80 juta Penduduk Sumatera Utara