SAMOSIR, HETANEWS.com - Pelaksanaan Kegiatan Oerasi Yustisi dan PPKM Mikro Polres Samosir bersama dengan TNI dan SatPol PP menyasar ke kedai tuak, kedai kopi dan cafe di wilayah Kecamatan Pangururan.

Pelaksanaan operasi digelar pada Sabtu 27 Februari 202i pukul 23.00 Wib sampai pukul 02.00 dini hari. 

Adapun lokasi yang telah diterbitkan yakni Lapo Bolo Boloni Desa Sianting-anting, Simpang Empat Jalan Gereja Kelurahan Pasar Pangururan, Kedai Kopi Tanah Lapang Kelurahan  Pasar Pangururan.

Kedai Tuak Jalan Ronggurnihuta Desa Pardomuan I, Cafe Rindu Alam Jalan Ronggurnihuta Desa Pardomuan I dan  Kedai Tuak di Jalan Pangururan Simanindo Desa Sianting-anting Kecamatan Pangururan.

Adapun hasil Giat Operasi Yustisi dan PPKM Mikro Wilkum Polsek Pangururan didapati sejumlah pelanggaran protokol kesehatan.

Kedai kopi, cafe dan warung tuak didapati  masih buka melewati pukul 23.00 WIB.

Selain itu tempat tidak dilengkapi dengan cuci tangan, pengunjung tidak Jaga Jarak, pengusaha dan pengunjung tidak menggunakan masker dan didapati Pekerja yang tidak memiliki KTP.

Saat operasi kerumunan dibubarkan kegiatan dan membawa pengusaha serta pekerja yang melakukan pelanggaran ke Mapolres Samosir untuk didata dan diberikan surat pernyataan.

Masih dalam  operasi ini, petugas saat itu turut mengamankan kendaraan roda dua knalpot blong dari tempat tempat tersebut ke Mapolres Samosir.

Sedikitnya ada 13 unit sepeda motor knalpot blong yang diamankan dan kemudian 2 botol miras.

Selain itu diberi dua surat teguran kepada pengusaha dan 8 surat kepada warga yang melanggar protokol kesehatan.

Adapun operasi ini dilaksanakan oleh personil Polres Samosir dan Polsek Pangururan berjumlah 24 personil kemudian 5 personil Koramil 03 Pangururan dan 5 anggota SatPol PP Pemkab Samosir. (Rilis) 

Penulis: Kontributor Samosir, Soritua Manurung

Baca juga: 3 Pasangan Bukan Suami Istri Diamankan Dari Hotel