SERGAI, HETANEWS.com - Personel Satreskrim Polres Serdangbedagai menangkap lima orang pemuda karena memerkosa secara bergiliran seorang remaja 14 tahun di Serdangbedagai (Sergai). Kelima tersangka berhasil ditangkap setelah polisi menjebak pelaku melalui sepupu korban. 

Wakapolres Sergai, Kompol Sofyan mengatakan kelima tersangka yang diamankan yakni  KR alias Bodong (18), MF alias Frank (20), MRA alias Roma (19), AK alias Kurik (23) dan EK alias Edo (19). Kelima tersangka merupakan warga Kecamatan Bintang Bayu, Serdangbedagai. 

Wakapolres Sergai, Kompol Sofyan mengatakan penangkapan kelima pelaku berawal dari laporan seorang ibu ke Polres Serdangbedagai. Perempuan tersebut mengaku anaknya berinisial NF (14) menjadi korban pemerkosaan dari lima orang pemuda yang baru dikenalnya. 

"Kasus ini terungkap setelah sepupu korban berinisial CA (15) melaporkan kejadian yang dialami NF kepada ibunya. TIdak terima, ibu korban kemudian membuat laporan ke Polres Sergai," ucap Sofyan. 

Dari keterangan ibu korban, kejadian bermula saat CA dan NF berkenalan dengan kelima pelaku di pesta perkawinan di Dusun III, Desa Silau Rakyat, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, Kamis (7/1/2021) lalu.

Setelah berkenalan, kelima tersangka kemudian mengajak CA dan NF untuk menonton balap liar di Jalan Lintas Sumatera, Sei Bambam, Sergai. 

"Selanjutnya, kedua korban meminta kepada para tersangka untuk mengantarkan pulang ke rumah nenek CA di daerah Perbaungan. Namun, bukannya mengantar pulang, kelima tersangka malah berniat memerkosa keduanya," ucapnya. 

NF diperkosa dengan cara digiliri dimulai dengan tersangka K alias Bodong, lalu MF alias Frank, kemudian AK alias Kurik, selanjutnya EK alias Edo, dan terakhir MRA alias Roma.  Namun, CA berhasil lolos dari aksi bejat para pelaku. 

"CA kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada ibu korban," ujarnya.  Setelah mendapatkan laporan, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Dari keterangan ibu korban, CA diketahui masih memiliki saluran komunikasi kepada pelaku. 

Selanjutnya, petugas membuat jebakan untuk menangkap pelaku. CA diminta petugas untuk mengajak para pelaku bertemu. Akhirnya, tersangka menjumpai CA di lokasi yang telah disepakati. 

"Saat bertemu, Edo kemudian kami amankan," ujarnya. 

Selanjutnya, petugas mengundang ke empat temannya untuk bergabung untuk menemui CA di lokasi yang telah dijanjikan.Sekitar pukul 19.00 WIB, hanya tersangka MF alias Frank yang datang di Stadion Dolok Masihul. 

"Di lokasi ini, kami mengamankan tersangka Frank," ucapnya. 

Namun, ketiga rekannya yang diundang untuk bertemu di Stadion Dolok Masihul tidak bisa hadir. Lalu, kembali disepakati pertemuan dengan chatting dari CA untuk bertemu di Titi Bapel Kampung Dilam yang tak jauh dari rumah tersangka AK alias Kurik "Tersangka AK alias Kurik, MRA alias Roma dan K alias Bodong kami amankan di Titi Bapel," ujarnya.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, kelima tersangka saat ini sudah diamankan di Mapolres Sergai. Kelima tersangka dijerat dengan Pasal 81 subsider Pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang  Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. 'Kelimanya terancam hukuman penjara 15 tahun," ujarnya. 

Sumber: inews.id