SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia [BI] Pematangsiantar Edhi Rahmanto Hidayat mengutarakan aktivitas ekonomi global menunjukkan perbaikan secara bertahap seiring implementasi vaksinasi di berbagai negara. 

Hal itu disampaikan Edhi saat Pelatihan Wartawan Ekonomi Siantar-Simalungun  yang digelar sesuai dengan prokes pencegahan Covid 19 di Niagara Hotel, Parapat  Jumat 26 Februari 2021.

Ia menjelaskan, dalam kondisi pandemi covid-19 pertumbuhan ekonomi nasional masih meningkat. Begitu dengan tingkat mobilitas semakin melandai setelah kebijakan PPKM pada Januari 2021.

Pertumbuhan ekonomi nasional tercatat mengalami kontraksi sebesar 2,15% (yoy). Namun kontraksi yang dialami tidak seperti  triwulan sebelumnya. 

“Hal tersebut juga didukung oleh ekspor yang tercatat tumbuh positif hingga awal 2021,” jelas Edhi. 

Dari sisi lapangan usaha, sektor informasi, komunikasi serta sektor jasa kesehatan menjadi sektor dengan pertumbuhan positif paling tinggi sepanjang tahun 2020 . 

Pada kesempatan ini, Edhi juga menjelaskan inflasi, target capaian QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI) oleh BI Pematangsiantar.

Guna mendukung GBBI, BI Pematangsiantar melakukan banyak hal diantaranya peningkatan kapasitas UMKM, menyelenggarakan pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI). 

Selanjutnya melaksanakan pekan ekonomi dan keuangan digital dan bekerjasama melakukan Elektronifikasi Transaksi pemerintah (ETP) dan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Selain itu, perluasan penggunaan QRIS oleh merchant/UMKM di seluruh wilayah dengan target 12 juta pengguna QRIS pada tahun 2021 melalui strategi perluasan komunitas. 

Perluasan QRIS telah berlangsung di seluruh Indonesia dengan jumlah merchant yang meningkat dari 1,7 juta merchant di 2019 menjadi 5,78 juta merchant di tahun 2020.