MEDAN, HETANEWS.com - Ternyata Viral video penganiayaan anak hingga mengancam pakai pisau yang viral di media sosial benar terjadi di daerah perumahan di Menteng VII Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai. 

Hal ini dibenarkan, Kepala Lingkungan V Kelurahan Medan Tenggara Kecamatan Medan Denai Robinhut Sagala yang menyebutkan bahwa korban masih berumur 7 tahun. Sementara ibu pelaku kekerasan tersebut dijelaskannya bernama lestari Nova berumur 35 tahun bekerja sebagai ibu rumah tangga.

Kasus ini bermula dimana pelaku Lestari Nova Boru Pakpahan dan suaminya Deven Janto Padang mengalami persoalan rumah tangga hingga akhirnya berpisah. Sehingga sang ibu menagih uang belanja anaknya dengan mengancam suaminya dengan menunjukkan video kekerasan yang ditujukan pada suaminya.

"Nama korban KDP berumur 7 tahun, ibunya Lestari Nova bekerja sebagai ibu rumah tangga umurnya 35 tahun. Alamat tempat kejadian perkara di Jalan Menteng VII Kelurahan Menteng Tenggara, Kecamatan Medan Denai Komplek The Green 8 J lantai dua tempat tinggal mereka," bebernya, Sabtu (27/2/2021).

Ia meyebutkan bahwa penganiayaan tersebut telah berulang kali terjadi sejak tahun 2018. Dimana awal mula kasus ini karena keretakan di keluarga. 

Bahkan, Robinhut menjelaskan pihak aparatur desa dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sudah mendatangai keluarga pelaku dan sudah pernah membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya.

"Awal mula kejadian mereka tidak akur sebagai suami istri sehingga pada tanggal 26 November 2020 mereka membuat surat perjanjian di tempat tinggal mereka. Yang dihadiri oleh aparatur pemerintahan diantaranya Lurah, Kepling, Bhabinkamtibmas, dan KPA," bebernya.

Robinhut menjelaskan bahwa kasus ini kembali viral di media sosial dan masyarakat pada tanggal 23 Februari 2021.

"Viral pertama kali di rumah mereka, menurut keterangan kakak pelaku malam Senin kemarin," bebernya.

Saat ditanyai lebih lanjut kondisi sang anak, pihak Kepling belum dapat mengetahui. 

"Kondisi anak sampai sekarang kita tidak ada bertemu dan tidak mengetahui kondisi si anak," bebernya. 

Video berdurasi 1.15 menit tersebut menunjukkan seorang anak laki-laki tak berdaya dipukul hingga dicekik oleh seorang perempuan di atas tempat tidur.

"Sini kau, kau kirim apa enggak, kau kirim sekolahnya apa enggak, kau kirim apa enggak uang sekolahnya, sudah kubayar itu deluan, kau kirim apa enggak, kau kirim apa enggak," teriak seorang ibu sambil merekam video. 

Di durasi selanjutnya, terlihat ibu tersebut menodongkan pisau di wajah anak tersebut sambil berkata. 

"Tau ini, ini u enak kali kusayat ini, atau ini. Aku ini bukan siapa-siapa mu bagus-bagus enggak caramu. Kekmana caramu membikin aku enggak jadi istrimu lagi, kekmana caramu pukimak," tuturnya. 

Di durasi selanjutnya terlihat seorang pria sedang video call dengan ibu tersebut sambil berkata "ini anak kau ya anj*ng, anak kau, b*bi kau, kon*ol kau itu aja urusi, puas aku, kau kasih nggak uang belanjanya kim*k kau," cetusnya. 

"Enggak punya otak kau, anak kecil kau pukili begitu," kata pria yang memegang handphone tersebut. 

Sebelumnya saat dikonfirmasi, Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago menyebutkan pihaknya sudah melakukan pengecekan di lokasi Perumahan Menteng VII yang dikabarkan tersebut. 

Namun, ia menyebutkan bahwa isi rumah sudah kosong dan tidak ada orang lagi. 

"Iya sudah ada (mengecek), orang itu sudah berangkat dua-dua, sudah kosong rumahnya," bebernya, Kamis (25/2/2021).

Sumber: tribunnews.com