JAKARTA, HETANEWS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyambut positif soal vaksinasi Covid-19 mandiri. Menurut dia, hal tersebut bisa menjadi salah satu alternatif demi tercapai target vaksinasi 1 juta orang per hari.

"Memang kita sedang ingin coba mencari alternatif-alternatif untuk mempercepat tercapainya target itu,” ungkap Wapres.

Jika nantinya vaksinasi bisa dilakukan mandiri, Ma'ruf mengingatkan agar semua berjalan sesuai koridor dan regulasi yang diatur pemerintah.

Terkait penolakan vaksinasi, Ma'ruf meyakini hal tersebut sudah tidak nampak. Menurut pengalamannya, saat vaksinasi dilakukan kondisi kesehatannya tampak sangat baik. Bahkan pasca vaksinasi, Ma'ruf mengaku tidak ada efek samping yang dirasakan.

"Setelah dilakukan vaksin tanpa terlihat efek samping ini menimbulkan animo masyarakat bahkan usia lanjut untuk divaksin. Jadi yang saya lihat yang anti vaksin ini ya kayaknya makin hari makin kecil,” yakin Ma'ruf.

Ma'ruf pun mengajak, kepada para golongan lansia bila memenuhi syarat untuk tidak ragu melakukan vaksinasi.

"jadi ini (untuk melakukan vaksinasi Covid-19), sekarang malah membeludak,” dia menandasi.

Wacana vaksin gotong royong menimbulkan pertanyaan di dalam masyarakat. Kendati begitu, bagi para pengusaha, ini merupakan langkah inisiatif untuk keluar dari pandemi secepatnya sehingga ekonomi kembali pulih.

Vaksin gotong royong merupakan upaya pengusaha sekaligus tanggung jawab mereka bagi karyawan perusahaan untuk melindungi dari paparan Covid-19.

"Jadi ini bentuk tanggung jawab pengusaha kepada karyawannya, sekaligus membantu mempercepat herd immunity yang ingin dicapai pemerintah. Kalau ada yang mau membantu untuk mempercepat pemulihan, kita jangan menolak," kata Koordinator Komunikasi Publik PMO Komite Penangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Arya Sinulingga, dalam acara Dialog Produktif 'Menyongsong Vaksin Gotong Royong' diselenggarakan KPCPEN dan ditayangkan FMB9ID_IKP, Selasa (23/2).

Pada pelaksanaannya, menurut Arya Sinulingga, pengusaha mengusulkan membantu dengan cara memvaksinasi terhadap karyawannya. Dia mengatakan, vaksinasi ini tidak mengganggu program vaksinasi pemerintah.

Baca juga: Ma'ruf Amin Tegaskan Vaksinasi COVID-19 di Bulan Ramadhan Tak Batalkan Puasa

sumber: merdeka.com