ARAB SAUDI, HETANEWS.com - Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MbS), meminta pengadilan federal Amerika Serikat mencabut gugatan yang menuduhnya mencoba membunuh seorang mantan pejabat intelijen negara kerajaan.

Pengacara MbS mengatakan kepada pengadilan federal Washington bahwa gugatan Saad Aljabri kepada kliennya yang diajukan pada Agustus lalu tidak memberikan bukti bahwa sang pangeran mengutus orang untuk membunuhnya.

Dalam pengajuan banding itu, pengacara MbS menuturkan bahwa sebagai pewaris takhta kerajaan, kliennya dilindungi hukum kekebalan kedaulatan.

"Pengadilan ini tidak memiliki yurisdiksi pribadi atas putra mahkota," kata sang pengacara pada Rabu (24/2).

"Pengaduan tersebut menuduh upaya untuk membunuh Aljabri di Kanada, yang diperintahkan Arab Saudi. Tak satu pun dari tuduhan yang berkaitan dengan AS yang membuktikan kontak antara Putra Mahkota, AS, dan klaim hukum Aljabri," ucapnya menambahkan.

Aljabri mengatakan MbS mengirim "regu pembunuh" ke Kanada, tempat ia tinggal di pengasingan, untuk memutilasinya dengan cara yang sama dalam pembunuhan jurnalis The Washington Post, Jamal Khashoggi, di Istanbul, Turki pada 2018.

Pembunuhan Khashoggi memicu protes internasional dan mencoreng reputasi kerajaan Saudi dan MbS sendiri.

Aljabri mengatakan MbS ingin dia mati karena dia dekat dengan pangeran Saudi yang menjadi saingan sang putra mahkota yakni Pangeran Mohammed bin Nayef.

Aljabri juga jadi target pembunuhan MbS lantaran disebut memiliki informasi intim tentang MbS yang bisa merusak hubungan dekat AS-Saudi.

Namun, rencana pembunuhan itu gagal karena sudah terendus polisi Kanada sebelum regu pembunuh bertindak.

Aljabri mengajukan gugatan dengan tuduhan percobaan pembunuhan di luar hukum di bawah perlindungan UU Perlindungan Korban Penyiksaan, dan meminta ganti rugi pribadi yang tidak disebutkan untuk "tekanan emosional", kecemasan, dan penyakit lain yang dialaminya.

Namun, pengacara MbS menolak ganti rugi yang diajukan. "Aljabri masih hidup dan menurut pengaduan itu sendiri dia tidak pernah tersentuh," kata pengacara.

Pengacara MbS juga menyalahkan Aljabri karena tidak menggugat kasus tersebut di Kanada atau Arab Saudi.

sumber: cnnindonesia.com