SERGAI, HETANEWS.com -  Polres Sergai menetapkan Indra Darma alias Acong (23) sebagai tersangka kasus penistaan agama. Acong melalui akun Facebook ‘Sun Go Kong’ dianggap telah menghina agama. 

Dirinya dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) UU RI no 17 tahun 2016 dan pasal 45 ayat (2) UU RI no 11 tahun 2016 tentang ITE dan  pasal 156 huruf a KUHPidana tentang penistaan agama. 

Kasus tersebut menuai perhatian dari sejumlah kalangan. Karena status Indra Darma dikhawatirkan menimbulkan provokasi.

Ketua Majelis Ulama Indonesia [MUI] Kabupaten Sergai, H Hasful Huznain menghimbau agar warga jangan sampai terprovokasi 

“Diharapkan untuk menahan diri dari tindakan yang merugikan semua pihak,” ucap Hasful dalam konferensi pers di Polres Sergai, Minggu (21/2).

Ketua DPRD Sergai, Riski Ramadhan Hasibuan sependapat dengan Hasful. Politisi Gerindra ini  mengajak seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga kerukunan umat beragama.

“Saling menghormati sesama pemeluk agama lain dalam menjalankan ibadah dan kegiatan sehari-hari agar selalu tercipta kedamaian dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” katanya ditemui di kantornya, Senin (22/2).

Riski mengimbau agar warga tidak ikut ikutan menerima isu adu domba yang menimbulkan perpecahan antar umat beragama. Ia mempercayakan kasus ini kepada pihak Kepolisian.

Ia menjelaskan kabupaten yang dijuluki ‘Tanah Bertuah Negeri Beradat’ bukan milik salah satu suku atau agama saja. Akan tetapi milik bersama.

Kerukunan antar umat beragama yang dilandasi dengan semangat rasa saling menghormati dan menghargai harus terus, kata Riski harus tetap dijaga sehingga daerah ini selalu aman dan kondusif.

“Karena berdirinya Kabupaten ini berdasarkan keinginan seluruh elemen masyarakat,” ucapnya mengakhiri.

Penulis: Kontributor Sergai, Sutrisno

Baca juga: Polisi Tetapkan Acong Sebagai Tersangka Penistaan Agama Islam di Medsos