SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Sosok Vijai Kristian Saragih atau Vijai (21) masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) karena aksinya yang meresahkan warga.

Vijai ditangkap di lantai II Pekan Raya, Kecamatan Pamatang Raya, Kabupaten Simalungun, Senin (22/2/2021) pagi sekitar pukul 09.00 Wib. Saat ditangkap polisi, ia tidak sendirian. 

Satu teman wanita JH (18) warga Lorong 20 Parluasan Gang Merasi, Kecamatan Siantar Martoba  dan teman pria inisial HRP (23) warga Simpang Pangalbuan Urung Raya Nagori Raya Bayu Kecamatan Pamatang Raya turut diboyong ke kantor polisi.

Kasubbag Humas AKP Lukman Hakim mengatakan Vijai masuk dalam DPO atas kasus pencurian dan kekerasan.

"Telah kembali ke Pematang Raya dari pelarianya di Jambi. Saat itu sedang berada di Pajak Pekan Pematang Raya," kata Lukman kepada Hetanews, Selasa (23/2/2021).

Lebih lanjut Lukman menjelaskan modus operandi perbuatan para pelaku itu dengan cara membongkar rumah korbannya menggunakan pisau atau besi.

Kemudian mengambil barang barang berharga dari rumah para korban kemudian  dijual ke Kota Siantar.

Laporan Polisi (LP) nomor:LP/42/X/2020/ Sek-Raya pada tanggal 22 Oktober 2020, LP Nomor:LP/48/XI/2020/Sek-Raya pada tanggal19 November 2020 dan LP Nomor:LP/05 /II/2021/ Sek- Raya tanggal 01 Februari 2021.

Diketahui ada beberapa kasus lain namun korban tidak membuat laporan pengaduan ke polisi.

Vijai warga Simpang BKD Kelurahan Sondi Raya Kelurahan Pamatang Raya Kabupaten Simalungun.

Ia dan dua temannya diboyong ke Polsek Raya. Dari penangkapan itu turut diamankan barang bukti 1 buah pisau belati, 1 handphone dan 1 sepeda motor.

"Hingga saat ini ketiga pelaku sudah diamankan dan ditahan di Polsek Raya untuk diproses hukum. Ketiga dipersangkakan Pasal 363 KUHPidana,"kata Lukman Hakim.

Penulis: Kontributor Simalungun, Dani Rachdian

Baca juga: Mantan Karyawan PT Sipef Diringkus Tim Tangkap Buronan Kejatisu