JAKARTA, HETANEWS.com - Manfaat sayur sawi hijau (choy sum) sudah banyak diperoleh oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Tumbuhan dari marga Brassica ini dikenal pula sebagai sayur bakso atau sayuran mi. Lantaran kerap menjadi pelengkap dalam sajian mi ayam dan bakso.

Selain itu, terdapat pula sawi putih yang biasa dibuat sup atau diolah menjadi asinan. Serta sawi sendok, dengan nama lain pakcoy atau bok choy. Berbagai jenis sawi, menjadi salah satu sayuran yang populer di kalangan orang Tionghoa.

Cara mengolahnya pun sangat mudah, daunnya yang hijau bisa dimasak, direbus atau dikukus. Acap kali ditambahkan pula dalam daging dan salad. Semakin diminati karena memiliki tingkat vitamin dan mineral yang tinggi.

Tidak hanya itu, sayur sawi juga mengandung kalsium, kalium, dan serat makanan. Sayur sawi merupakan sumber nutrisi yang baik dan rendah kalori. Hingga disebut sangat cocok bagi Anda yang menjalani program diet sehat.

Berikut beberapa manfaat sayur sawi bagi kesehatan, yang kaya nutrisi dan wajib dikonsumsi.

  • Sumber Vitamin A

Sayur sawi memiliki kandungan vitamin A dan karotenoid yang tinggi. Berdasar studi terbitan The Journal of American Medical Association, menunjukkan bahwa asupan karotenoid dapat mengurangi degenerasi makula pada mata.

Artinya, vitamin A akan mempengaruhi kesehatan mata dan mencegah katarak, degenerasi makula, dan glaukoma. Selain itu, vitamin A berperan dalam meningkatkan kesehatan saluran pernapasan, saluran kencing, dan usus. Demi memperoleh manfaat sayur sawi yang luar baisa ini, harus diperhitungkan untuk konsumsi sehari-hari.

  • Mencegah Kanker

Manfaat sayur sawi selanjutnya sama dengan sayuran silangan lainnya, yakni anti kanker tertentu. Penelitian oleh National Cancer Institute, menunjukkan bahwa beberapa orang yang makan lebih banyak sayur sawi. Memiliki risiko lebih rendah terpapar kanker paru-paru, prostat, dan usus besar.

Ditambah lagi, kandungan folatnya yang berperan dalam produksi dan perbaikan DNA. Sehingga mampu mencegah pembentukan sel kanker akibat mutasi pada DNA. Serta mengandung vitamin C, vitamin E, dan beta-karoten.

Nutrisi yang lengkap ini bersifat antioksidan kuat, membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Tidak seperti kebanyakan buah dan sayuran lainnya, sayur sawi pula mengandung mineral selenium.

Selenium ini membantu mendetoksifikasi beberapa senyawa penyebab kanker dalam tubuh. Serta mencegah peradangan dan menurunkan laju pertumbuhan tumor.

  • Sumber Serat Makanan

Salah satu manfaat sayur sawi adalah sebagai sumber serat makanan. Alhasil, serat dalam choy sum akan bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan. Serat membuat feses terus bergerak. Ini membuat usus tetap sehat dan mengurangi risiko terkena kanker kolorektal.

Makanan berserat juga memberi makan bakteri usus yang sehat, yang memengaruhi kesehatan, metabolisme, dan pencernaan secara keseluruhan. Serat juga bisa mencegah sembelit dan kembung. Apalagi serat diketahui memiliki kemampuan untuk melindungi kesehatan jantung.

  • Menjaga Kesehatan Tulang

Manfaat sayur sawi sangat baik dalam menjaga kesehatan tulang. Karena mengandung zat besi, fosfor, kalsium, magnesium, seng, dan vitamin K. Semuanya berkontribusi untuk membangun dan memelihara struktur dan kekuatan tulang.

Besi dan seng memainkan peran penting dalam produksi dan pertumbuhan kolagen. Fosfor dan kalsium sama-sama penting dalam struktur tulang.

Vitamin K membantu menjaga keseimbangan kalsium dalam tulang, yang berarti dapat membantu mengurangi risiko patah tulang.

  • Menurunkan Tekanan Darah

Kalium, kalsium, dan magnesium semuanya ada dalam manfaat sayur sawi. Mereka dapat membantu menurunkan tekanan darah secara alami.

Orang harus meningkatkan asupan kalium. Beberapa bukti menunjukkan bahwa mengonsumsi 4.700 milligram potasium setiap hari, bisa menurunkan tekanan darah yang disebabkan oleh asupan natrium berlebih.

  • Mencegah Anemia

Manfaat sayur sawi berikutnya ialah mampu mencegah anemia. Karena kandungan zat besinya akan membantu meningkatkan sel darah merah dalam tubuh.

Sebagai tips, Anda bisa menambahkan konsumsi makanan zat besi lain, seperti daging merah untuk mencegah anemia secara serius.

  • Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan folat, kalium, vitamin C, dan vitamin B-6. Semuanya membantu menjaga kesehatan jantung. Riset oleh Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional (NHANES), menemukan risiko penyakit kardiovaskular yang secara signifikan lebih tinggi di antara orang yang mengonsumsi terlalu banyak natrium dan tidak cukup kalium.

Vitamin B-6 dan folat pada sayur sawi, disinyalir mampu mencegah penumpukan senyawa yang dikenal sebagai homosistein. Karena saat kelebihan homosistein di tubuh, bisa merusak pembuluh darah dan berujung pada gangguan jantung.

  • Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Manfaat sayur sawi selanjutnya begitu penting di kondisi saat ini, yakni meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Terkait dengan keberadaan vitamin B6.

Pada titik ini, vitamin B6 dalam sayur sawi akan membantu menjaga sistem kekebalan yang kuat dan mengatur kadar glukosa darah. Serta kandungan antioksidan akan melindungi tubuh dari infeksi dan kerusakan radikal bebas.

  • Sumber Vitamin C

Diketahui bahwa sayur sawi memiliki kandungan vitamin C atau asam askorbat yang tinggi. Jika Anda mengonsumsi 100 gram, maka Anda akan mendapatkan 45 milligram vitamin C atau setara mendapatkan 75 persen dari kebutuhan harian.

Dalam hal ini, vitamin C akan mencegah infeksi tubuh dan peradangan tubuh. Selain itu juga dapat mencegah kerusakan akibat radikal bebas.

  • Baik untuk Kulit

Seperti disebutkan sebelumnya, bahwa sayur sawi mengandung kolagen, sistem pendukung kulit, dan mengandalkan vitamin C. Vitamin C sebagai nutrisi penting yang memiliki sifat antioksidan, dapat membantu mencegah kerusakan kulit akibat sinar matahari, polusi, dan asap.

Vitamin C pula, mampu meningkatkan kemampuan kolagen untuk menghaluskan kerutan. Serta memperbaiki tekstur kulit secara keseluruhan.

  • Meredakan Radang

Mengutip dari National Institute of Health (NIH), kolin membantu tidur, gerakan otot, pembelajaran, dan memori. Kandungan nutrisi dari sayur sawi ini membantu sel-sel dalam tubuh untuk menjaga bentuknya.
Manfaat lain yang diperoleh, membantu menyerap lemak serta mengurangi peradangan kronis.

  • Cocok bagi Penderita Diabetes tipe 2

Beberapa penelitian oleh NIH, menunjukkan bahwa sayur sawi dan silangannya mampu membantu penderita diabetes untuk menjaga kadar gula darahnya. The American Diabetes Association menggambarkan sayuran non-tepung, termasuk sawi dikelompokkan sebagai pemuas nafsu makan yang aman.

sumber: merdeka.com