JAKARTA, HETANEWS.com - Indra Dermawan ditangkap polisi lantaran diduga menghina agama. Pria asal Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut), itu melakukan perbuatan tersebut karena masalah asmara. Begini kisahnya.

Indra Darma alias Acong diamankan polisi karena diduga melakukan penistaan agama di media sosial (medsos). Indra melakukan aksinya karena cinta ditolak.

"Motifnya masalah asmara. Tersangka cintanya ditolak," ujar Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robinson Simatupang, Senin (22/2/2021).

Polisi menyebut cinta Indra ditolak oleh wanita yang berbeda keyakinan dengannya. Wanita yang menolak Indra disebut memilih teman dekatnya yang seagama.

"Perempuan itu justru memilih teman dekatnya yang seagama," ucap Robin.

Indra kemudian diduga melakukan penistaan agama di media sosial. Dia melakukan aksinya menggunakan nama Facebook.

"Tersangka diduga melakukan penistaan agama dengan akun Facebook," ucap Robin.

Polisi meminta warga tidak terprovokasi oleh perbuatan tersangka. Untuk mempertanggungjawabkan aksinya, Acong ditahan di Polres Serdang Bedagai.

"Tersangka ditetapkan dengan Pasal 28 ayat (2) UU RI No 17 Tahun 2016 dan Pasal 45 ayat (2) UU RI No 11 Tahun 2016 tentang ITE subsider Pasal 156 huruf a KUHPidana tentang Penistaan Agama. Dengan ancaman penjara 5-6 tahun," katanya.

Rumah Indra Sempat Didatangi Warga

Polisi menyebut. usai peristiwa itu, rumah Indra sempat didatangi warga. Aksi itu terjadi pada Sabtu (20/2) lalu.

"Rumahnya (sempat) dikerumuni massa pada Sabtu (20/2) kemarin," kata Kapolres Sergai AKBP Robinson Simatupang, Senin (22/2/2021). Polisi kemudian mendatangi rumah Indra dan meminta warga tidak terprovokasi. Indra kemudian dibawa ke Polres Sergai.

"Polisi datang ke lokasi kemudian melakukan pengamanan," jelasnya.

Sumber: detik.com