JAKARTA, HETANEWS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertakziah ke rumah almarhum Arjuna, bocah 7 tahun yang meninggal akibat tenggelam saat banjir di Kembangan Utara, Jakarta Barat. Anies menyebut pihaknya akan memberikan santunan kepada keluarga almarhum Arjuna.

"Barusan saya dan Pak Wagub takziah ke orang tua almarhum Arjuna berusia 7 tahun, keluarga Bapak Beni, Arjuna ini adalah satu dari empat anak-anak yang wafat pada saat terjadi hujan ekstrem dan muncul genangan banjir di beberapa kawasan di Jakarta," kata Anies kepada wartawan di Kembangan Utara, Jakarta Barat, Senin (22/2/2021).

"Ada (santunan). Nanti kita berikan dari dinas sosial," imbuh Anies.

Anies kemudian memerinci data korban jiwa dalam peristiwa banjir di Jakarta yang terjadi beberapa hari yang lalu. Anies mengingatkan kepada masyakarat untuk tidak menjadikan banjir sebagai kolam bermain.

"Ada dua anak usia 7 tahun, usia 11 tahun dan 13 tahun, satu lagi seorang lansia usia 68 tahun di Jakarta Selatan. Jadi ada 5 korban. Saya ingin garis bawahi bahwa saat ada genangan, terjadi banjir, itu bukan kolam bermain, itu adalah sebuah tempat dimana kita harus hindari," kata Anies.

Lebih lanjut, Anies mengajak seluruh elemen masyarakat terutama orang dewasa untuk mengingatkan anak-anak agar tidak bermain di tempat berisiko. Anies berharap peristiwa yang terjadi pada almarhum Arjuna ini menjadi pelajaran dan dapat diambil hikmahnya.

"Pada masa banjir, banyak yang bermain air tapi sesudah kering perhatikan pinggir jalan, tepi sungai, bila ada anak-anak bermain di tempat berisiko, apapun itu, jangan anggap itu sebagai orang lain tapi anggap anak sendiri, ambil tanggung jawab," tutur Anies.

"Disapa, diajak untuk menjauhi risiko sehingga bisa terselamatkan. Kejadian ini adalah kejadian yang harus kita ambil hikmahnya, tentu semua ada di tangan Allah, tapi bagian kita ikhtiar. Bagian kita melindungi setiap anak yang di Jakarta," sambungnya.

Sebelumnya, Anies melaporkan data korban jiwa akibat banjir. Anies juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya lima warga DKI akibat banjir.

"Kita berdukacita bahwa ada korban meninggal jumlahnya lima orang, dan empat dari lima orang ini adalah anak anak usia 7 tahun, 11, 13 tahun. Mereka meninggal saat bermain di air yang kemudian ada arus, yang kemudian ada yang terpeleset dan lain lain," kata Anies di Pintu Air Manggarai, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (21/2).

Baca juga: Ketua RT Rawa Buaya: Satu Kekurangan Anies, Tak Punya Buzzer

sumber: detik.com