HETANEWS.com - Pemegang sabuk juara kelas ringan atau lightweight UFC, Khabib Nurmagomedov, yakin Conor McGcregor tidak akan bisa kembali ke masa kejayaannya seperti dahulu.

Jejak karier Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor sempat berjalan beriringan ketika keduanya memutuskan pensiun sebagai petarung mixed martial arts (MMA) tahun lalu. Conor McGregor memutuskan pensiun pada Juni 2020 diikuti oleh Khabib Nurmagomedov empat bulan berselang.

Namun, masa pensiun Conor McGregor hanya berlangsung selama kurang lebih tujuh bulan. Petarung asal Republik Irlandia itu memutuskan kembali ke UFC pada 24 Januari 2021 dengan bertarung melawan Dustin Poirier.

Berbeda dari Conor McGregor, Khabib Nurmagomedov sampai saat ini masih pensiun. Khabib Nurmagomedov sebenarnya sempat dikabarkan akan kembali dari pensiun karena terus didesak oleh Presiden UFC, Dana White.

Rumor yang beredar sepanjang Januari 2021 adalah Khabib akan kembali dari pensiun jika duel Dustin Poirier vs Conor McGregor berjalan menarik dan membuatnya terkesan.

Namun, Khabib Nurmagomedov ternyata tidak terkesan dengan duel Dustin Poirier vs Conor McGregor yang berlangsung di Fight Island, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Dana White seusai Dustin Poirier sukses mencoreng momen comeback Conor McGregor ke UFC. Dustin Poirier saat itu hanya butuh dua ronde untuk membuat Conor McGregor merasakan kekalahan technical knock out (TKO) pertama dalam kariernya.

Baca juga: Khabib Nurmagomedov Relakan Sabuk Juaranya ke Dustin Poirier

Seusai dikalahkan Dustin Poirier, Conor McGregor yang sangat kecewa memastikan dirinya akan kembali dan berencana melakukan tujuh pertarungan sampai pertengahan tahun depan. Salah satu rencana terdekat Conor McGregor adalah melakoni duel ulang melawan Dustin Poirier untuk ketiga kalinya.

Melihat ambisi Conor McGregor, Khabib Nurmagomedov bersikap dingin. Khabib Nurmagomedov bahkan memprediksi karier Conor McGregor ke depan akan berjalan stagnan bahkan cenderung menurun.

"Tidak mungkin. Tidak mungkin seseorang bisa mencapai masa keemasan untuk kedua kalinya," kata Khabib ketika ditanya apakah McGregor akan kembali berjaya pada masa depan, seperti dikutip dari situs Mirror.

"Saya tidak hanya berbicara tentang Conor McGregor. Apa yang saya maksud adalah seorang individu pasti tidak akan mempunyai masa jaya dua kali," tutur Khabib.

"Berbeda dengan tim, yang bisa mengulangi masa kejayaan seperti Real Madrid. Mereka bisa mengulangi masa kejayaan berulang kali," ujar Khabib.

"Di sisi lain, kita sekarang sedang membicarakan seorang individu. Seorang individu yang sendirian tidak akan bisa berjaya lagi," ucap petarung asal Rusia itu menambahkan.

Puncak masa kejayaan karier Conor McGregor bisa dikatakan terjadi pada 2016. Conor McGregor pada tahun tersebut memegang dua sabuk juara UFC, yakni kelas ringan dan bulu atau featherweight. Conor McGregor mendapatkan sabuk juara featherweight seusai mengalahkan Jose Aldo pada 13 Desember 2015.

Baca juga: 'Panas' di Kelas Ringan UFC Sejak Khabib Nurmagomedov Pergi

Adapun sabuk juara kelas ringan UFC melingkar di pinggang Conor McGregor pada 13 November 2016. Conor McGregor berhasil menjadi raja kelas ringan UFC setelah menumbangkan Eddie Alvarez.

Kemenangan atas Eddie Alvarez langsung membuat Conor McGregor menyandang status petarung pertama dalam sejarah UFC yang berhasil memegan dua sabuk juara secara bersamaan. Pada akhir November 2016, Conor McGregor memutuskan untuk melepas gelar kelas bulunya.

Keputusan itu diambil Conor McGregor agar bisa fokus mempertahankan sabuk juara kelas ringan. Petarung dengan julukan The Notorious itu juga memutuskan rehat sejenak pada awal 2017 untuk menyambut kelahiran putranya, Conor McGregor Jr.

Ketika namanya semakin melambung, Conor McGregor membuat keputusan mengejutkan ketika menandatangani kontrak duel melawan legenda tinju Amerika Serikat, Floyd Mayweather Jr, pada Maret 2017.

Duel tinju Floyd Mayweather Jr vs Conor McGregor kemudian terlaksana di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, pada 26 Agustus 2017. Conor McGregor saat itu harus menerima kenyataan kalah secara TKO pada ronde ke-10.

Duel tinju kelawan Floyd Mayweather Jr bisa dikatakan menjadi awal mula penurunan karier Conor McGregor sebagai petarung MMA. Pada awal 2018, Dana White memutuskan mencabut sabuk juara kelas ringan UFC dari tangan Conor McGregor.

Keputusan itu terpaksa diambil Dana White karena Conor McGregor sudah hampir dua tahun tidak bertarung di Octagon. Setelah mencabut gelar McGregor, Dana White langsung mencari juara kelas ringan yang baru dengan mempertemukan Khabib Nurmagomedov vs Al Iaquinta pada UFC 223, 8 April 2018.

Baca juga: Momen Kocak McGregor Jualan di Instagram

Keputusan Dana White itulah yang menjadi awal mula dari rivalitas Conor McGregor dan Khabib Nurmagomedov. Conor McGregor yang tidak terima kehilangan gelar tanpa bertarung sempat membuat onar dengan menyerang bus yang ditumpangi Khabib dan para petarung UFC 223.

Meski demikian, UFC 223 tetap dihelat sesuai jadwal. Khabib kemudian sukses merebut sabuk juara kelas ringan UFC tanpa menghadapi McGregor dengan mengalahkan Al Iaquinta.

Enam bulan setelah memenangi sabuk juara kelas ringan UFC, Khabib langsung berhadapan dengan Conor McGregor di UFC 229 pada 7 Oktober 2019.

Khabib saat itu sukses mempertahankan sabuk juaranya seusai mengalahkan Conor McGregor pada ronde keempat dengan cara submission atau kuncian. UFC 229 tidak berhenti dengan kemenangan Khabib.

Terjadi kerusuhan yang melibatkan tim Khabib dan Conor McGregor di dalam maupun luar Octagon. Kedua kubu terlibat baku hantam sampai akhirya Conor McGregor dan Khabib Nurmagomedov dibawa masuk ke ruang ganti oleh pihak kepolisian.

Akibat kerusuhan itu, Conor McGregor dihukum larangan bertanding selama setengah tahun, sementara Khabib sembilan bulan. Seusai mengalahkan Conor McGregor, Khabib sempat melakoni dua pertarungan melawan Dustin Poirier dan Justin Gaethje hingga akhirnya memutuskan pensiun pada Oktober 2020.

Dana White kemungkinan besar akan mencabut sabuk juara kelas ringan UFC dari tangan Khabib dalam waktu dekat. Khabib sendiri sudah merelakan sabuk juaranya agar divisi kelas ringan UFC tetap kompetitif.

Terdapat enam petarung yang diprediksi akan mendapat kesempatan melakoni duel perebutan sabuk juara kelas ringan UFC yang baru. Enam petarung itu adalah Dustin Porier, Justin Gaethke, Charles Oliveira, Michael Chandler, Tony Ferguson, dan Conor McGregor.

Baca juga: Jika Khabib Nurmagomedov Tetap Pensiun, Petarung UFC Ini Ingin Tantang Poirier

Sumber: kompas.com