SERGAI, HETANEWS.com - Kondisi sungai Bahilang saat ini cukup memprihatinkan. Sungai kerap dijadikan tempat pembuangan sampah dan bangkai ternak. 

Belum lama ini ditemukan bangkai ternak lembu mengambang di aliran sungai, tepatnya di Desa Dolok Merawan kecamatan Dolok Merawan.

Warga sekitar geram mengutuk oknum yang tak bertanggung jawab membuang bangkai ke sungai. 

Bangkai ternak ditemukan tidak jauh dari jembatan, percisnya di bawah tangkahan Pasir Desa Dolok Merawan. Tak jauh dari lokasi itu ada peternak milik warga.

Mendengar informasi itu, Kepala Desa Dolok Merawan Fujiono mengaku akan memerintahkan Kepala Dusun setempat untuk mencari tahu muasal bangkai.

Bila bangkai ternyata berasal dari ternak warga, ia akan menegur dan membuat laporan ke Dinas Peternakan.

"Kami juga akan melaporkan Ke Dinas Peternakan agar kondisi disini," kata Fujiono kepada Hetanews lewat sambungan telepon, Minggu (21/2/2021).

Selain bangkai, tumpukan sampah kerap ditemui di sungai Bahilang. Kondisi demikian jika dibiarkan tanpa pengawasan pemerintah dikhawatirkan timbulnya pencemaran air sungai.

Bangkai Lembu

Polisi dan Babinsa turun ke lokasi ditemukannya bangkai lembu. Pasalnya, sempat beredar bangkai ternak  itu seekor Babi.

Setelah dilakukan pengecekan ternyata bukan bangkai Babi. Melainkan bangkai anak lembu yang lehernya sudah terpotong.

Bersama dengan  warga sekitar bangkai tersebut dievakuasi dari sungai dan mengubur bangkai  tersebut. [Berita Telah Diperbaharui]

Penulis: Kontributor Sergai, Sarianto Damanik

Baca juga: Proyek Untuk Lahan Ternak Seluas 5 Hektar Menyita Perhatian