SERGAI, HETANEWS.com - Proyek pembangunan ternak ayam sekaligus olahan daging di lahan kurang lebih 5 Hektar berlokasi di Dusun I, Desa Kota Tengah, Kecamatan Dolok Masihul menyita perhatian warga sekitar. 

Pasalnya pengusaha disinyalir belum melengkapi sejumlah dokumen perizinan dari Pemkab Sergai. Pemerintah desa setempat menyebut usaha tersebut milik PT Charoen Pokphand. 

Selama pengerjaan proyek berlangsung pemerintah desa setempat belum mengeluarkan rekomendasi untuk keperluan pengurusan izin mendirikan bangunan [IMB].

“Itu bangunan ternak ayam dan membesarkan ayam milik Pokphand. Kalau IMB Memang benar belum ada izinnya. Saya juga belum pernah mengeluarkan rekomendasi," kata Desa Kades Kota Tengah kepada Hetanews dihubungi lewat sambungan telepon, Jumat (19/2/2021).

Selain pemerintah desa, Pemkab Sergai melalui Dinas Perizinan belum mengetahui adanya proyek pembangunan yang melibatkan sedikitnya 7 unit alat berat tersebut. Lokasi proyek juga sudah didirikan tembok.

"Saya belum mengetahui adanya proyek pembangunan itu,” tegas Kadis Perizinan Kabupaten Sergai, Dingin Saragih dihubungi terpisah.

Mendengar informasi tersebut, Dingin mengaku akan mengcrosscheck untuk memastikan jika pengusaha sudah mengurus izin. “Nanti saya cek dulu, saya lagi di lapangan," ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Joni, salah seorang yang dipercayakan sebagai penanggung jawab lapangan mengklaim pihaknya telah memiliki IMB. "Ada IMB nya. [Dokumen IMB] itu sama pimpinan," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengusaha mengenai penjelasan sejumlah dokumen yang harus dipenuhi.

Penulis: Kontributor Sergai, Sarianto Damanik

Baca juga: Kadis Kominfo Sergai H. Akmal: Bupati dan Wakil Bupati Sergai Periode 2016-2021 Besok Berakhir