COPENHAGEN, HETANEWS.com - Hatice Cengiz, tunangan Jamal Khashoggi, jurnalis Saudi yang terbunuh, mengatakan dirinya berharap pemerintahan baru Amerika Serikat (AS) akan menyelesaikan kasus pembunuhan tunangannya.

Berbicara kepada penyiar publik Norwegia NRK dan harian Denmark Jyllands-Posten, Cengiz mengatakan dia percaya bahwa direktur baru intelijen nasional AS, Avril Haines, akan merilis laporan CIA tentang pembunuhan Khashoggi.

Sementara mengakui hubungan yang kompleks antara AS dan Arab Saudi, Cengiz mengatakan dirinya optimistis bahwa Presiden AS Joe Biden akan mendukung tujuannya untuk "mempromosikan hak asasi manusia dan nilai-nilai Amerika".

“Mereka yang mengetahui kebenaran harus mengatakan yang sebenarnya. Dan AS mengetahui yang sebenarnya. Amerika tahu siapa yang memerintahkan pembunuhan itu dan siapa yang mengirim pembunuhnya ke Istanbul,” ujar dia.

Menambahkan dia telah berbicara dengan politisi dan pemimpin di seluruh dunia untuk menemukan siapa yang bertanggung jawab atas kematian tunangannya, Cengiz mengatakan anak panah mengarah pada Putra Mahkota Arab Saudi yang kuat, Mohammed bin Salman.

Terkait keputusan Netflix untuk tidak menayangkan film dokumenter Brian Fogel, The Dissident on Khasgoggi, Cengiz mengatakan dia yakin ada alasan ekonomi dan komersial di balik keputusan tersebut.

“Saya tetap mendorong semua orang untuk menonton film dokumenter dari platform yang bisa disewa dan atau ditonton,” ungkap dia.

Khashoggi dibunuh secara brutal dan kemungkinan besar dipotong-potong di dalam konsulat Saudi di Istanbul pada Oktober 2018, dan sementara pejabat Saudi awalnya menyangkal peran apa pun dalam kematiannya, mereka kemudian berusaha untuk menyalahkan operasi yang gagal.

Penjelasan itu telah ditolak secara luas oleh PBB, dan anggota parlemen AS, dan CIA dilaporkan menyimpulkan dalam laporannya yang masih rahasia bahwa Bin Salman secara langsung memerintahkan pembunuhannya.

Selama masa jabatannya, mantan Presiden Donald Trump secara konsisten berusaha melindungi pemimpin Saudi dari dampak di tengah protes yang meluas. Haines berkomitmen untuk mengungkapkan rahasia intelijen tentang pembunuhan tersebut.

Sumber: aa.com.tr