SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Majelis hakim pimpinan A Hadi Nasution menjatuhkan pidana 11 tahun denda Rp 1 miliar subsider 8 bulan penjara kepada Supriadi alias Piang (45)  di sidang virtual PN Simalungun, Kamis (18/2/2021).     

Piang terbukti menjadi perantara (kurir) dalam kasus narkotika. Vonis hakim  lebih ringan 1 tahun dari tuntutan jaksa  yang semula menuntut 12 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan. 

Pria beralamat di Lingkungan IA Perdagangan III Kecamatan Bandar Simalungun dinyatakan bersalah melanggar pasal 114 (1) KUH Pidana, menjadi kurir dalam penjualan 32 gram lebih narkotika jenis sabu.     

Terdakwa pernah dihukum dalam kasus yang sama. Pada kasus ini ia ditangkap anggota Polres Simalungun pada Senin 24 Agustus 2020 pukul 16.00 Wib.

Saat itu terdakwa baru saja pulang ke rumahnya dan menyimpan sebuah charger laptop berisi 2 paket besar sabu seberat 31,59 gram sabu di atas lemari televisi.            

Sedangkan 8 paket kecil seberat 1, 42 gram sabu disimpan terdakwa di kantong bajunya dan digantungkan di dalam kamar Sumina rumah kakak ipar terdakwa di Gang Karya Pasar IA Kelurahan Perdagangan.

Berhubung saat itu terdakwa baru saja menerima sabu tersebut dari Cece (DPO) di dalam rumah Sumina tersebut.

Tiga anggota polisi yang sudah mendapat informasi terkait adanya penyalahgunaan narkotika yang dilakukan terdakwa,melakukan penangkapan. Piang dan barang bukti diserahkan ke Polres Simalungun.

Baca juga: Maling Notebook Di Karang Rejo Diganjar 5 Tahun Penjara