MEDAN, HETANEWS.com - KPU Medan akan menggelar rapat pleno terkait penetapan Bobby Nasution dan Aulia Rachman sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan terpilih pada Kamis (18/2). Rapat dilakukan setelah gugatan sengketa Pilkada Medan di Mahkamah Konstitusi (MK) digugurkan.

Komisioner KPU Medan Rinaldi mengatakan, rapat pleno akan dilakukan di Hotel Aryaduta.

"Besok kegiatannya akan berlangsung pukul 14.00 WIB," ujar Rinaldi, Rabu (17/2).

Rinaldi menambahkan, hasil penetapan calon terpilih itu akan diteruskan kepada DPRD Kota Medan untuk proses pelantikan.

"Selanjutnya DPRD Kota Medan-lah yang akan mengajukan pelantikan kepada Menteri Dalam Negeri, melalui Gubernur Sumatera Utara," ujarnya.

Sebelumnya, pesaing Bobby-Aulia yakni Akhyar Nasution-Salman Alfarisi menggugat Pilkada Medan. Mereka menggugat dengan nomor perkara No 41/PHP.KOT-XIX/2021.

Namun hasil gugatan itu digugurkan MK. Keputusan diambil berdasarkan hasil sidang pleno yang dipimpin Ketua MK Anwar Usman, Senin (15/2).

Gugurnya gugatan Akhyar-Salman dibenarkan kuasa hukum KPU, Faisal. Dia juga meminta masyarakat menerima hasil keputusan MK.

“Kami bersyukur perkara tersebut telah dianggap selesai dan sekaligus bermohon kiranya semua pihak terkhusus warga kota Medan dapat menerima keputusan MK,” kata Fasial.

Dalam Pilwalkot Medan Desember 2020, Bobby-Aulia yang merupakan paslon nomor urut 02 unggul dari lawannya paslon 01, Akhyar Nasution-Salman Al Farisi.

Bobby-Aulia meraih 393.327 suara atau 53,45 persen. Sedangkan Akhyar-Salman mendapatkan 342.580 suara atau 46,55 persen.

Namun pihak Akhyar-Salman, tidak menerima hasil Pilkada. Sebab mereka menilai banyak terjadi kejanggalan saat proses Pilkada

sumber: kumparan.com