HETANEWS.com - Seorang pria diduga pelaku begal motor tewas diamuk massa di kawasan Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Informasi yang dihimpun, pelaku yang identitasnya belum diketahui menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, pada Senin (15/2/2021) malam. Pria Mr X tersebut tewas akibat luka parah dihajar massa.

Kakak korban bernama Uci (24) mengungkap kronologis begal yang dialami adiknya Tri Andika (17). Peristiwa terjadi pada Minggu (14/2/2021) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

"Adik saya naik motor tarik tiga, mau melihat jarang kepang di Jalan Makmur," katanya, kepada SuaraSumut.id di rumahnya, di Desa Bandar Kalifah, Percut Sei Tuan, Selasa (16/2/2021).

Karena pertunjukan kuda kepang tidak ada, kata Uci, mereka pulang ke rumah. Namun, saat perjalanan pulang motor korban malah mogok.

"Pas mau pulang motor mogok, abis bensin di Pasar 10," kata Uci.

Selanjutnya, korban dan temannya mendorong motor mencari kios bensin eceran

Kakak korban saat ditemui di rumahnya.
Foto: Suara.com/ M. Aribowo

"Pas di jalan ada tiga orang laki-laki naik motor Vega, menawarkan bantuan mendorong," ujarnya.

Meski sempat menolak, mereka menerima bantuan diduga pelaku untuk mendorong motor yang dikendarai korban.

"Dua orang ditinggalkan jalan kaki, satu orang saja yang bawa, adik saya (Andika). Pas di jalan posisi langsung ditodong pisau, pelaku mengancam kalau mau selamat diam aja," ujar Uci.

Setelah bensin kendaraan diisi, pelaku diduga menganiaya korban dan membuangnya ke sawah di sekitar lokasi.

"Adik saya bangkit pincang-pincang teriak maling," imbuhnya.

Warga yang mendengar adanya dugaan perampokan langsung membantu korban, dan mengejar pelaku.

"Dikejar, ada lagi yang lewat nolong, sampai pelaku kabur ke Kampung Kolam, ada uwak-uwak melempar balok, satu pelaku jatuh," cetusnya.

Warga yang geram menghajar pelaku hingga sekarat. Polisi yang mendapat laporan turun ke lokasi dan membawa pelaku ke RS Bhayangkara Medan.

"Satu pelaku sudah dapat sudah meninggal, dua lagi kabur," katanya.

Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Jan Piter Napitupulu saat dikonfrmasi mengenai kejadian ini belum memberikan penjelasan. Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu JH Panjaitan membenarkan kejadian ini.

"Memang ada, tapi nanti dulu ya," tukasnya.

Sumber: suara.com