SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Sejumlah 220 orang warga binaan Lapas Klas IIA Pematangsiantar direhabilitasi medis dan sosial. Program rehabilitasi  selama 6 bulan tersebut merupakan kegiatan dari pusat yang berlangsung di beberapa lapas di Indonesia.

Untuk Lapas Klas IIA Pematangsiantar, pelaksanaan rehabilitasi medis dan sosial bagi warga binaan bekerjasama dengan BNN Kota Pematangsiantar dan Caritas PSE Keuskupan Agung Medan.

Demikian dikatakan Humas Lapas Siantar Daniel Sitindaon kepada wartawan, Senin (15/2/2021) di kantornya.

Adapun tujuan dilaksanakannya rehabilitasi, agar jika bebas nantinya WBP bisa diharapkan menjadi motor perubahan di lingkungannya, kembali ke masyarakat, mandiri dan tidak mengulangi perbuatannya.

Kegiatan rehabilitasi secara resmi dibuka oleh Kadivpas Kemenkumham Kanwil Sumut Pujo Harinto BC.IP.,S.SOS., M.SI yang di wakilkan oleh Kabid Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaan benda sitaan, barang rampasan negara dan keamanan Kristin Napitupulu Amd.IP.,S.H

Daniel juga menjelaskan, dari 220 orang yang direhabilitasi terdiri dari 100 orang peserta rehab medis dan 120 org peserta rehab sosial

"Rehabilitasi akan berlangsung selama 6 bulan. Penempatan blok khusus bagi warga binaan yang direhabilitasi, terpisah dari wbp atau anak didik pemasyarakatan yang tidak mengikuti rehabilitasi," jelasnya.