JAKARTA, HETANEWS.com - Median merilis hasil survei elektabilitas bursa calon gubernur DKI Jakarta bertajuk 'Persaingan Ketat Kursi Gubernur DKI. Dalam survei yang dilakukan pada 31 Januari-3 Februari itu, Anies Baswedan dan Tri Rismaharini (Risma) menjadi dua sosok dengan elektabilitas tertinggi.

Direktur Eksekutif Median Ade Irfan Abdurahman mengatakan pihaknya mencoba melakukan survei head to head antara Anies dan Risma. Hasilnya, elektabilitas kedua berbeda tipis yakni, Anies 45 persen sementara itu Risma 36 persen dan undecided voters sebanyak 19 persen.

"Kami coba uji dua kandidat, kita ingin ketahui sebenarnya kalau head to head antara Anies versus Risma gap semakin menurun. Anies 45 persen, Risma 36 persen, selisih 9 persen," kata Ade Irfan dalam rilis virtual, Senin (15/2).

"Risma jangan dianggap remeh karena bisa ancam elektabilitas Anies. Dari pengalaman kami, selisih di bawah 9 persen sangat rawan. Apalagi tren Risma sangat signifikan," sambung dia.

Ade Irfan menjelaskan terdapat sejumlah alasan mengapa Anies dan Risma dipilih responden menjadi calon gubernur DKI dengan elektabilitas tertinggi. Untuk Anies, pertama, merupakan sosok yang memiliki kinerja bagus (18,6 persen), dianggap religius atau pro Islam (11,9 persen), membawa perubahan (5,2 persen), lalu melanjutkan program (3,1 persen).

Survei Head to Head Cagub DKI: Anies 45%, Risma 36% (1)
Survei elektabilitas cagub DKI. Foto: Median

Sedangkan, Risma dianggap sosok yang memiliki kinerja bagus (14,9 persen), blusukan (11,7 persen), cepat tanggap (8,5 persen), dan tegas (7,4 persen).

"Kalau head to head, Anies-Risma persepsi kerja bagus muncul. Tinggal bagaimana Anies PR dia untuk bisa dipersepsikan lebih merakyat. Angka itu tidak ada di Anies tapi ada di Risma, di blusukannya. Ini jadi PR bagi Anies," tandas dia.

Survei Median menggunakan 400 responden yang dipilih secara acak. Survei menggunakan metodologi wawancara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan.

Tingkat kepercayaan hasil survei 95 persen. Sementara itu, margin of eror 4,9 persen.

sumber: kumparan.com