SEMARANG, HETANEWS.com - Dua narapidana di Lapas Kelas IA Kedungpane dijatuhi hukuman berat. Mereka dijebloskan ke sel tikus oleh pengelola lapas karena kedapatan menyimpan senjata tajam di sel tahanannya.

"Ada dua napi narkotika yang dijatuhi sanksi tegas karena kepergok simpan pisau rakitan. Akibat tindakan yang mereka lakukan, kita masukan ke ruangan sel isolasi," kata Kepala Lapas Kedungpane, Semarang, Dadi Mulyadi, Senin (15/2).

Dia menyebut ke dua narapidana yang tepergok menyimpan pisau rakitan dimasukan ke sel tikus selama dua minggu hingga sebulan.

Mereka napi narkoba dengan masa pidana empat tahun. Satunya lagi juga kasus narkoba dengan hukuman lima tahun penjara dan masih menjalani setengah hukumannya.

"Mereka tidak boleh keluar kamar sel selama dua minggu. Ini buat syok terapi agak tidak melanggar tata tertib selama di dalam lapas," ungkapnya.

Pengungkapan temuan barang bawaan dalam sel, saat petugas melakukan operasi senyap dengan menggeledah semua blok tahanan pada Sabtu (13/2). Hasil operasi senyap terdapat beberapa barang bukti yang disita.

"Kita kumpulkan bukti dua buah telepon genggam, sebuah pisau rakitan, sebuah pisau potong kuku, sebuah headset, sebuah hitter dan sebuah kabel charger handphone," ujarnya.

Pihak petugas gabungan dari Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan masih memeriksa temuan dua handphone di dalam tahanan narkoba guna melacak perbincangan pemiliknya apakah ada temuan transaksi bisnis narkoba.

"Sebagian besar ponsel ini untuk menghubungi keluarganya tapi perlu saya sampaikan pihak lapas sudah memberikan fasilitas wartel umum untuk mereka," ungkapnya.

Selanjutnya petugas lapas bakal mempertebal pengawasan terhadap barang yang masuk lewat para pembesuk maupun petugas. Nantinya pihaknya akan rutin mengawasi sejumlah titik yang rawan penyelundupan senjata tajam maupun barang lainnya.

"Jadi operasi senyap dimanfaatkan untuk mencegah gangguan keamanan sekaligus menertibkan perilaku narapidana agar kondisi lapas bisa kondusif," tutupnya.

sumber: merdeka.com