HETANEWS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjdaitan mengaku menaruh perhatian terhadap pembenahan toilet dan air bersih di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, Sumatera Utara.

Dalam unggahan media sosilnya @luhut.pandjaitan, dia mengaku saat libur Imlek memantau langsung pembangunan proyek strategis pemerintah di kawasan tersebut.

"Saya memang menaruh concern (perhatian) khusus soal pengadaan toilet dan air bersih berstandar internasional di sana," tulis Luhut, Minggu (14/2).

Menurut Luhut, pembenahan toilet yang baik dan bersih, dapat berimplikasi pada minat kunjungan wisatawan dan menambah estetika tempat wisata.

"Saya berpikir bahwa seindah apapun sebuah destinasi wisata jika tidak ada toilet dengan akses air bersih yang baik, maka keindahannya akan berkurang," jelasnya.

Luhut menuturkan, meski terkendala pandemi, pembangunan dan penataan kawasan Danau Toba masih terus berjalan sampai saat ini. Seperti pembangunan infrastruktur penunjang lainnya, yakni dermaga di Danau Toba dan pembangunan proyek tol Tebing Tinggi - Serbelawan.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengaku telah membentuk satgas toilet di seluruh obyek pariwisata di Indonesia untuk menjaga reputasi pariwisata di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Sandiaga usai meninjau obyek wisata Pantai Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (6/2).

"Saya nanti akan jadi Chief Toilet Officer. Nanti saya punya Deputi Satgas Toilet di setiap destinasi pariwisata di Indonesia. Kami harapkan untuk dijaga dan dirawat betul toilet sesuai dengan standar bermutu untuk menerima pariwisata mancanegara dan lokal," ungkap Mantan Wakil Gubernur DKI itu dalam keterangan yang dikutip Selasa (9/2).

Sandiaga mengatakan, toilet sebagai indikator untuk melihat dan menggambarkan apakah sektor pariwisata di suatu tempat sudah siap naik kelas dengan standar wisata internasional atau belum.

Sumber: mediaindonesia.com