JAKARTA, HETANEWS.com - Pandemi Covid-19 membuat penggunaan internet meningkat, mulai dari sekolah, bekerja, bersosialisasi, sampai kencan online. Banyak yang dilakukan dengan bantuan internet. Mencari teman hingga jodoh lewat media sosial atau aplikasi kencan online kini sudah menjadi hal biasa. 

Aplikasi kencan online Tinder membagikan tips aman berkenalan dengan orang baru lewat aplikasi tersebut, paling pertama adalah soal foto profil.

Foto profil bukan hanya penentu apakah tertarik dengan seorang pengguna, namun juga bisa menjadi saringan pertama apakah akun tersebut palsu atau tidak. Tinder menyarankan untuk memverifikasi foto, orang yang sudah diverifikasi oleh aplikasi tersebut akan diberi tanda centang biru.

Menurut situs kencan ini, jika sudah diverifikasi, bisa dipastikan orang tersebut sesuai dengan yang ada di profil foto. Setelah saling swipe untuk saling menyukai, usahakan percakapan tetap berada di dalam aplikasi sebelum memutuskan untuk bertemu.

Aplikasi Tinder memiliki fitur panggilan video Face-to-Face Video Chat. Jika sudah mengobrol dengan teman kencan baru, pastikan tetap menghormati satu sama lain ketika berkomunikasi.

Jika teman bicara mengirimkan pesan yang membuat tidak nyaman, seperti ancaman atau perkataan cenderung melecehkan, Tinder akan memberikan notifikasi "Does this bother you?",pengguna bisa memanfaatkan fitur tersebut untuk melaporkan perilaku yang mengkhawatirkan.

Pengguna juga bisa melapor lewat fitur Reporting Function di halaman obrolan. Setelah merasa nyaman dan nyambung selama mengobrol, cari tempat umum atau tempat terbuka untuk bertemu dengan teman kencan.

Pastikan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan ketika memutuskan bertemu dengan teman kencan. Beri tahu orang terdekat ketika akan bertemu dengan teman kencan yang dikenal dari dunia maya.

Jika perlu, kirimkan juga foto teman kencan beserta waktu dan lokasi bertemu. Begitu bertemu dengan teman kencan, pengguna bisa mengobrol ringan seperti biasa, misalnya soal aktivitas sehari-sehari sampai hobi. Usahakan tidak memberikan informasi pribadi.

Sumber: tempo.co