SIANTAR, HETANEWS.com -  Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Uli Kota Siantar meluncurkan program baru yakni Beban Tetap bagi pelanggan. Direksi Perumda pun melakukan sosialisasi di tiap kecamatan.

Perumda Tirta Uli akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tidak semua pelanggan dikenakan beban tetap. Sebab beban tetap bukanlah kenaikan tarif air minum.

Untuk masyarakat berpenghasilan rendah dengan kelompok tarif S1, S2, SK, RT 1, dan RT 2, pemberlakuan beban tetap ditunda hingga enam bulan ke depan.

Sementara untuk Rumah Tangga atau RT 3 ke atas akan dikenakan beban 10 meter kubik. Beban tetap Perumda Tirta Uli diberlakukan mulai Maret 2021 dan untuk tagihan April 2021. 

Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Uli Zulkifli Lubis MT menerangkan, area pelayanan Perumda Tirta Uli meliputi delapan  kecamatan yang ada di Kota Siantar dan satu kecamatan di Kabupaten Simalungun, yakni Kecamatan Siantar. 

“Seluruh air yang didistribusikan bebas kuman dan bakteri dengan memonitor seluruh sumber air serta memasang pompa dosing disinfektan di seluruh sumur bor,” kata Zulkifli, saat Sosialisasi di Kantor Camat Siantar Barat, Jalan Bangau Kelurahan Sipinggol Pinggol, Kamis (11/2/2021).

Ia menjelaskan, pendapatan dari beban tetap diperuntukkan untuk peningkatan pelayanan kepada pelanggan. Diantaranya perbaikan pipa bocor, rehabilitasi pipa distribusi, penurunan Non Revenue Water (NRW), pembuatan District Management Area (DMA) pilot project, penggantian meter pelanggan, dan pemerataan tekanan. [Rilis]

Baca juga: Perumda Tirtauli Sosialisasikan Pemakaian Beban Tetap Air Minum