SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Majelis Hakim pimpinan Nurnaningsih menjatuhkan vonis lebih berat kepada terdakwa Fajar Alfiansyah alias Tuamin (19) dalam sidang virtual Pengadilan Negeri Simalungun, Kamis (11/2/2021).

Pemuda beralamat di Jalan Kamboja Lingkungan V Kelurahan Sinaksak itu terbukti memiliki 4 bungkus ganja. Terdakwa divonis 4,6 Tahun denda Rp 800 Juta subsider 6 bulan penjara. Sebelumnya terdakwa dituntut 4 tahun oleh Jaksa Indri Wirdia.

Terdakwa ditangkap tiga anggota polisi Polsek Serbelawan Andi N Siregar pada Kamis 24 September 2020 pukul 22.00 Wib dari warung tuak di Jalan Kamboja, Sinaksak. 

Saat diamankan disita barang bukti 4 bungkus ganja dari dalam kotak rokok yang ditutup dengan jaket. Terdakwa bersama barang bukti diserahkan ke Polres Simalungun untuk diproses hukum. Pengakuan terdakwa kepada Hakim, ganja yang disita adalah miliknya dibeli dari Arif seharga Rp 100 Ribu. 

Kemudian ganja dikemas menjadi 10 bungkus sebagian sudah terjual. Sisa 4 bungkus seyogianya akan dijualnya ke warung tuak di Jalan Kamboja.

Fajar dinyatakan bersalah melanggar 111 (1) UU RI No.35/2009 tentang narkotika. Atas vonis Hakim terdakwa didampingi pengacaranya masih meminta waktu 7 hari.

Baca juga: Sidang Virtual Di Pengadilan Tetap Dilanjut