SAMOSIR, HETANEWS.com – Darwin Sinaga, warga desa Partukko Naginjang kecamatan Harian kabupaten Samosir provinsi Sumatera Utara, melaporkan Tepati Laoli, pekerja penderes Pinus, ke Polres Samosir dengan tuduhan pengancaman.

Darwin Sinaga membenarkan telah mengadukan delik ancaman dengan No STPL: 213/Xll/2020/SMR/SPKT sesuai peristiwa pidana yang dialaminya pada  Senin (30/11/2020) sekitar pukul 22.00 Wib di jalan Dolok Sanggul-Sidikalang, Partukko Ginjang kecamatan Harian kabupaten Samosir, provinsi Sumatera Utara.

Ketika kembali dikonfirmasi dikediamannya pada Selasa (9/2/2021) Darwin Sinaga berkisah tentang kronologis kejadian yang dialaminya pada saat itu.

Awalnya terlapor masih sempat menelepon pelapor sebelum kejadian untuk menanyakan keberadaannya. Terlapor bermaksud hendak membawa tuak untuk diminum bersama, saat dihubungi pelapor mengatakan dirinya sedang berada di Pangururan malam itu.

Sebelumnya baik pelapor maupun terlapor diketahui pernah menjalin kerjasama dimana terlapor bekerja pada pelapor sebagai pekerja deres pinus. Setelah tidak bekerja lagi, istri pelapor kemudian mengejar piutang kasbon (pinjaman) yang tersisa selama bekerja sebesar 3 juta rupiah.

Entah mengapa pada malam kejadian, terlapor sampai gelap mata hendak melakukan perbuatan melawan hukum, beruntung pada saat itu banyak warga yang melerai karena jika tidak mungkin salah satu dari mereka akan menjadi korban pembunuhan.

Surat bukti laporan ancaman kepada Darwin Sinaga (Foto.Soritua Manurung)

Darwin berharap kepada Polres Samosir agar segera menahan terlapor dikarenakan aktivitasnya yang sudah mulai memberi teror kepada istrinya melalui orang-orang disekitar yang mengakibatkan trauma psikis.

Daniel Sihombing, juru periksa Unit Polres Samosir, saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya membenarkan telah memeriksa kedua belah pihak, dan untuk selanjutnya sedang dalam pengumpulan keterangan saksi-saksi.

“Mudah-mudahan paling lambat kamis ini kita hadirkan saksi dari saudara Darwin Sinaga,” ujarnya pada Selasa(9/2/2021) kepada kontributor hetanews.

Hal senada diungkap Sahat Sinaga, Kepala Desa Partukko Naginjang, saat ditemui dikediamannya pada Selasa (9/2/2021). Beliau mengatakan baru mengetahui masalah ini, itupun berdasar informasi yang diterimanya bahwa ada kepala dusun yang dihubungi pihak polres.

Sahat juga menambahkan bahwa saat ini memang ada beberapa orang pekerja pendatang di wilayahnya dan dari pihaknya sendiri sudah menghimbau untuk selalu wajib lapor.

Kontributor Hetanews Samosir (Soritua Manurung)