SIANTAR, HETANEWS.com - Sidang DKPP terkait dugaan fitnah dan pencemaran nama baik oleh terduga Anggota Bawaslu Kota Siantar Muhammad Syafi'i Siregar kepada Ahmad Miftah Rizky Sitio bergulir di DKPP.

Sidang dipimpin oleh Prof Dr Muhammad dan disiarkan secara langsung oleh DKPP melalui live streaming Facebook,Senin (8/2/2021).

Pada sidang DKPP tersebut, si pengadu (Ahmad Miftah Rizky Sitio) tidak hadir dan tidak memberikan alasan ketidakhadirannya. Atas ketidakhadiran Prof Dr Muhammad mengatakan agar sidang ini di evaluasi.

"Saya minta saudara pengadu di evaluasi serius menunggu keputusan DKPP, saudara pengadu pada sikapnya tidak menghargai sidang DKPP, tidak hadir tanpa keterangan," pesan Prof Dr Muhammad.

Sebut Penghianatan

Prof dr Muhammad mempertanyakan soal adanya penghianatan dalam Bawaslu saat rapat. Namun Syafi'i Siregar mengatakan kalau dirinya tidak ingat.

"Saya persisnya tidak ingat Ketua, pada saat itu saya mengatakan atau tidak cuman ditangkap oleh pengadu kalau saya mengatakan penghianat, lebih persisnya saya tidak ingat," kata Syafi'i Siregar.

Prof Dr Muhammad menyinggung soal unggahan di akun Instagram milik Syafi'i Siregar yang menuliskan "Sejarah mencatat penghianatan gerakan 24 September terhadap staff Bawaslu kota Siantar kepada pimpinannya."

Postingan Instagram

Syafi'i Siregar membenarkan kalau dirinya menulis itu di akun Instagram miliknya. "Benar saya membuat itu di dalam status saya, saya buat penghianatan gerakan 24 September," ujar Syafi'i.

Dijelaskannya, statement itu disampaikannya semata-mata karena banyaknya persoalan-persoalan yang dihadapinya, sehingga Syafi'i membuat status seperti itu.

Sebelumnya, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akan menggelar sidang virtual pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) untuk perkara nomor 187-PKE-DKPP/XII/2020.

Perkara ini diadukan oleh Ahmad Miftah Rizki Sitio. Dia mengadukan Muhammad Syahfii Siregar, Anggota Bawaslu Kota Pematangsiantar.

Pokok Perkara bahwa Pengadu merasa difitnah dan dicemarkan nama baiknya oleh Teradu dengan mengatakan ada pengkhianat di Bawaslu Kota Pematangsiantar.

Kemudian Pengadu juga mengatakan bahwa "Si Kiki (Pengadu) sudah jadi pengkhianat di Bawaslu" dan "Kami akan melaporkan dia ke pihak berwenang karena sudah mempublikasikan data Bawaslu".

Baca juga: DKPP Periksa Anggota Bawaslu Syahfii Siregar