JAKARTA, HETANEWS.com - Rektor Universitas Paramadina Jakarta Firmanzah meninggal dunia hari ini, Sabtu (6/2). Hal tersebut dibenarkan Hendri Satrio, dosen komunikasi politik kampus tersebut, Sabtu (6/2).

"Benar, meninggal pagi ini. Kabar dari pihak karena vertigo," ucapnya saat dihubungi CNNIndonesia.com.

Firmanzah menjabat rektor Universitas Paramadina sejak 2014, menggantikan Anies Baswedan yang saat itu diangkat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Pria kelahiran Surabaya, 7 Juli 1976 itu mulai dikenal setelah diangkat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia periode 2009-2013. Pada saat itu usia Firmanzah baru 32 tahun dan tercatat sebagai dekan termuda yang pernah menjabat di kampus tersebut.

Anak ke delapan dari sembilan bersaudara itu merupakan menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Usai lulus ia sempat menjadi asisten dosen di UI sebelum melanjutkan studi di Universitas Lille, Perancis.

Pada 2005 Firmanzah juga menyelesaikan program doktor dalam bidang manajemen internasional dan strategis di Universitas Pau and Pays De l'Adour, Prancis. Lulus program doktoral, Firmanzah mengajar setahun di Prancis hingga akhirnya memutuskan pulang ke tanah air dan kembali mengabdi di UI.

Di UI, karier Firmanzah menanjak hingga berhasil menjadi dekan pada 2008. 

Selain sebagai akademisi, Firmanzah juga pernah menjabat sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi dan Pembangunan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sejak 2009 hingga 2014.

Rezim berganti, Firmanzah tak lagi di Istana. Sebagai akademisi ia kembali ke kampus. Ia kemudian jadi Rektor Universitas Paramadina, Jakarta pada 15 Januari 2015.

Ia terpilih menggantikan Anies Baswedan yang terpilih sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di periode pertama Presiden Joko Widodo.

Firmanzah juga diketahui masih menjadi guru besar Fakultas Ekonomi UI.

Firmanzah aktif menulis di berbagai tulisan dan berbicara di banyak seminar tentang pemikirannya terumata di bidang ekonomi, manajemen, dan konsep pemasaran, termasuk pemasaran politik. Selain itu, tercatat lebih dari 20 publikasi jurnal ilmiah, baik dalam maupun luar negeri, sudah dihasilkannya.

Firmanzah yang meninggal hari ini rencananya akan dimakamkan di Sentul, Kabupaten Bogor, siang nanti usai zuhur.

sumber: cnnindonesia.com