JAKARTA, HETANEWS.com - Ketua DPD PSI Surabaya Yusuf Lakaseng (YL) sudah meminta maaf dengan Waketum Partai NasDem Ahmad Ali. Yusuf mengatakan kini keduanya telah berdamai.

Yusuf mengaku telah bertemu dengan Ahmad Ali, Jumat (5/2) siang. Pertemuan itu bertemu di Ruang Fraksi NasDem, Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta.

"Betul kami sudah bertemu kemarin, setelah Salat Jumat jam dua siang di Ruang Fraksi NasDem. Kemarin kami ngobrol saya dan dia mengakui memang kami nggak ada persoalan personal ya, dan saya juga sudah minta maaf karena menyebabkan beliau tersinggung walaupun obrolan tertutup, sehingga sampai ke beliau dan ada orang yang membocorkan," kata Yusuf, ketika dihubungi, Sabtu (6/2/2021).

"Tapi biar bagaimana dia udah tersinggung dan sudah terganggu, harga dirinya. Jadi nggak ada salahnya saya yang lebih muda meminta maaf dan dia menganggap sudah selesai nggak ada masalah lagi, dan kami berdamai," lanjut Yusuf.

Yusuf mengatakan Ahmad Ali pun berjanji akan mencabut laporannya di Polda Sulawesi Tengah. Ahmad Ali, kaya Yusuf, akan mengurus secepatnya.

"Dan dia berjanji untuk mencabut laporan itu. Segera, dia sampaikan ke saya hari Minggu dia mau ke Palu, karena kan laporannya di Polda Sulteng, karena saya sudah bilang gimana status saya tersangka, dia bilang oke nanti saya urus dengan poldanya," ujarnya.

Lebih lanjut, Yusuf mengatakan hal yang membuat Ahmad Ali tersinggung yakni karena diksi ucapannya terkait mafia anggaran impor dalam grup WhatsApp. Dia mengatakan grup itu bersifat tertutup. Namun, ada yang melaporkan ke Ahmad Ali.

"Ya pokoknya itu kan intinya diskusi soal hasil majalah tempo memuat investigasi mereka soal jatah preman buat impor itu, pokoknya di diskusi itu saling timpa menimpa, itu kan grup para aktivis, kira kira mungkin yg bikin keberatan saya ada diksi soal mafia anggaran dan yaitu kira kira," ujarnya.

Yusuf sebenarnya mengetahui siapa yang membocorkan itu. Namun, dia tidak berniat ingin melapor. Dia berharap kejadian ini bisa dijadikan pelajaran.

"Ya tau saya, saya nggak mau laporin lagi biar jadi pelajaran aja, karena bayangkan aja setiap grup wa ada yang ngelaporin. Pasti semua ngerasa di grup WA sudah nggak aman lagi, aneh juga polisinya kok mau menyelidik, karena saya bilang jangankan tersangka, untuk diselidiki itu nggak layak. tapi sudah lah kita tau sendirilah," tuturnya.

Sebelumnya, Polda Sulteng membenarkan adanya laporan Waketum NasDem Ahmad Ali terhadap Ketua DPD PSI Surabaya Yusuf Lakaseng (YL) ke Polda Sulawesi Tengah (Sulteng). Polisi menyebut Yusuf Lakaseng sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Iya benar laporan polisi tersebut tertera pada nomor: LP/06/01/2021/Sulteng/SPKT. Saat ini pemeriksaan serta penyidikan dilakukan oleh Tim Subdit Cyber Krimsus," kata Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto, saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (5/2/2021).

"Informasi terbaru, terlapor, YL, sudah ditetapkan sebagai tersangka," imbuhnya.

sumber: detik.com

sumber: detik.com