SIANTAR, HETANEWS.com - Pihak Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (UMKM) dan Perdagangan atau Disperindag terlibat ikut mengurusi kasus dugaan pungli yang melibatkan salah Kasi Disperindag Hermansyah.

Padahal setelah kasus ini terkuak kepermukaan, Plt Kadis Disperindag buru buru membuat pernyataan bahwa kasus Hermansyah adalah ranah pribadi bukan instansi. 

Baca juga: Pungli Melibatkan Anggotanya, Jadimpan Pasaribu: Itu Masalah Pribadi

Melalui salah seorang Kabid, Hermansyah meminta perpanjangan waktu untuk membayarkan uang yang akan dijanjikan sebelumnya pada Senin kemarin. 

"Kami tadi di panggil ke kantor dan di sana kami ketemu sama Kabid Koperasi. Dia bilang kalau Hermansyah akan melunasi tapi meminta waktu sampai hari Kamis (4/2/2021)," beber Munthe dihubungi Hetanews melalui sambungan telepon, Selasa (2/2/2021).

Masih kata Daniel, pejabat di Disperindag mengaku kecewa dengan para korban karena informasi pungli itu terkuak hingga dimuat di media. 

"Kabid nya tadi bilang sama kami. Kenapa kami tidak terlebih dahulu datang ke dinas koperasi untuk bercerita dan menyelesaikan di kantor. Kenapa mesti sampai ke media?," ujar Daniel sembari menirukan ucapan oknum pejabat itu.

Pengaruhi Keputusan

Keterlibatan pihak Disperindag dinilai sebagai bentuk intervensi dan mempengaruhi keputusan. Apalagi ada perjanjian kedua belah pihak antara Hermansyah dengan para korbannya.

Daniel mengaku hasil pertemuan dengan pihak Disperindag para korban akhirnya setuju  memberi tenggat waktu sampai hari Kamis (4/2) agar Hermansyah untuk mengembalikan uang tersebut.

Bila tidak ada kejelasan, kata Munte, pihaknya akan melaporkan kasus ini ke aparat penegak hukum.

"Kalau sampai hari Kamis Hermansyah tidak ada kabar kami tidak mau tau lagi alasannya kami akan melaporkan ke pihak kepolisian," ucapnya.

Hermansyah disebut meminta sejumlah uang dari warga dengan iming iming akan menerima bantuan dana program pemerintah yakni UMKM [Usaha Mikro Kecil Menengah].

Ulah Hermansyah diketahui sejak Oktober 2020 silam. Bersamaan dengan meluncurnya program pemerintah bagi UMKM yang terdampak pandemi Covid 19.

Namun kasus ini mencuat ke permukaan setelah warga yang merasa dirugikan beramai ramai mendatangi kantor Disperindag di Jalan Cempaka Kota Siantar.

Baca juga: Inspektorat Angkat Bicara Kasus Oknum PNS Terlibat Penipuan