SIANTAR, HETANEWS.com - Angelina Wati Situmorang Alias Linawati Situmorang (37) pedagang Pasar Horas dituntut hukuman 3 bulan, disidang Pengadilan Negeri Siantar Senin (1/2/2021).

Menurut jaksa Siti Martiti Manullang SH, wanita ini telah terbukti melanggar pasal 310 (1) KUH Pidana tentang pencemaran nama baik. 

Terdakwa pada hari Jumat, 22 Mei 2020 sekira pukul 17.30 bertempat di Pasar Horas Gedung II Lantai I Kelurahan Dwikora Kecamatan Siantar Barat Kota Siantar mencemarkan nama baik korban Sosi Sianturi.

Dengan mengatakan, "Kau baru ngontrak kios disini, kau jangan sombong dan kau pun dari gadis sudah tidak perawan lagi, sudah dimainkannya kau sama orang Jakarta," ucapnya dengan suara yang keras sehingga orang-orang disekitar tempat tersebut mendengar teriakan terdakwa.

Lalu saksi Sosi Sianturi menjawab "Bisa kau buktikan kalau saya tidak perawan?", dan terdakwa kembali mengatakan "Bisa".

Lalu saksi Sosi Sianturi mengatakan "Saya akan bawa suami saya ke sini." Lalu terdakwa mengatakan, "Bawa saya tidak takut." 

Sosi Sianturi mengatakan "Ku laporkan kau karena kau menghina dan mencemarkan nama baik saya."

Terdakwa mengatakan "Laporkan saya tidak takut," Sehingga akibat perkataan terdakwa tersebut saksi Sosi Sianturi menjadi malu dan dicemarkan nama baiknya, 

di depan umum karena terdakwa mengatakan dengan suara kuat dan didengar banyak orang.

Atas tuntutan jaksa itu, terdakwa yang berstatus tidak ditahan akan mengajukan nota pembelaan (pledoi) secara tertulis. 

Untuk memberikan kesempatan tersebut, persidangan dipimpin hakim Vivi Siregar SH ditunda hingga Senin mendatang.