SIANTAR, HETANEWS.com -  Daniel Munthe, salah seorang warga korban diduga penipuan bantuan program UMKM melibatkan Kepala Sesi Disperindag Hermansyah, mengaku mendapat tekanan dari atasannya, Plt Kadis Disperindag.

Daniel menuturkan, Plt Kadis Disperindag Jadimpan Pasaribu kecewa karena kasus tersebut telah mencuat ke permukaan.

"Pihak instansi keberatan diekspos lagi beritanya. Aneh kan? ‘Kenapa ada wartawan? Aturan lewat kami dulu. Jangan langsung main ke wartawan.’ Kek gitu dibilang sama Plt Kadisnya,” ujar Daniel Munthe dihubungi Hetanews melalui sambungan telepon, Kamis (28/1/2021).

“Jadi, tunggu diselesaikan Plt Kadis sama Hermansyah masalah kami ini sampai hari senin depan," ucap Daniel yang sebelumnya bertemu dengan Jadimpan Pasaribu.

Baca juga: Inspektorat Angkat Bicara Kasus Oknum PNS Terlibat Penipuan

Bagaimanapun, kata Daniel, apa yang dialami dirinya sebagai korban penipuan akan terus mengupdate informasi hingga melaporkan kasus dugaan penipuan yang melibatkan oknum PNS itu.

"Kalau tidak ada niat baiknya kami ke Polres hari selasa depan. Saya mengucapkan terimakasih buat Media yang ikut membongkar masalah ini,” jelasnya.

Dihubungi terpisah soal rencana laporan dugaan penipuan, Hermansyah mengaku masih diluar kota. Hermansyah juga mengaku akan mengembalikan uang yang telah ia terima dari warga. 

Niat Hermansyah untuk melunasi uang itu dengan meminjam uang ke Kota Dumai. "Pening aku ini, ini lagi di dumai aku cari pinjaman," katanya.

Kasus dugaan penipuan melibatkan oknum PNS Disperindag bernama Hermansyah. Pria yang menjabat sebagai salah satu Kepala Seksi ini meminta sejumlah uang dari warga dengan iming iming menerima program pemerintah yakni UMKM.

Ulah Hermansyah diketahui sejak Oktober 2020 silam. Namun kasus ini mencuat ke permukaan setelah warga yang merasa dirugikan beramai ramai mendatangi kantor Disperindag di Jalan Cempaka.

Baca juga: Rentetan Kasus Bawahan Di Masa Kepemimpinan Jadimpan Pasaribu