SIANTAR, HETANEWS.com - Berbagai cara di lakukan UH untuk melancarkan peredaran bisnis barang haram (sabu-red) dengan melakukan cara pindah-pindah lokasi dari tempat biasanya dan bahkan sampai mengembangkan sayap.

"Maen nya orang itu bang, di sekitaran smp 6. Tadi aku lewat sana rame, kutengok Pemuda Setempat (Ps-red) yang biasa ke kampung banjar, ini tadi ke sana semua, tempat umar. Terus yang di Jalan Teratai sekarang pindah di Gang Mutaqin, belakang cindelaras Jalan Sisimangaraja," ujar narasumber Rabu, (27/1/2021).

Selain itu dua lokasi lagi juga dikuasai UH. Masing-masing berada di Jalan Medan Gang Air Bersih, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba dan di Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar.

"Aku lihat sendiri bang, mereka masih main. Kalau untuk anggota-anggotanya, aku tak pala tau kali karena sering ganti-ganti. Aku ketahui si Kentung di Jalan Teratai. Tapi bisa di cek kok, apalagi belanja (sabu-red) disana gampang dapat," ujarnya.

Masih kata sumber yang ditemui disalah satu Caffe Jalan Kartini menyebut, untuk keberadaan jual beli atau Transaksi sabu di Jalan Sriwijaya Gang Sewu hingga saat ini sengaja dikosongkan untuk menghindari razia polisi. 

"Setahuku, mereka nggak dikasih bermain di Gang Sewu. Tapi di bolehkan buka di tempat lain. Sehari, sabu yang dipasarkan anggota Umar jumlahnya berkilo-kilo. Ada yang paketan Rp 100 ribu hingga sampai ke paket jutaan. Tapi yang laris paket cepek," ceritanya.

Ditempat terpisah melalui telepon seluler, Kasat Narkoba AKP David Sinaga, SIK menyebut bahwa berkat laporan dari masyarakat tersebut dirinya bersama tim sudah bergerak ke lapangan.

"Kita sudah dua hari ini melakukan razia di berbagai tempat, termasuk gang mutaqin belakang cindelaras jl singa tersebut sudah kita telusuri," ujarnya.

Lanjut David Sinaga bahwa semua peredaran narkoba di kota Pematangsiantar akan kita berantas karena itu sudah mahklumat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.