SIANTAR , HETANEWS.com - Gamal Abdul Nashir Siregar (53) warga Medan didakwa melakukan penipuan secara bersama sama dengan Jhonri Wilson Purba (dalam berkas terpisah tahap banding). Terkait Proyek yang bersumber dari dana hibah Kemenag RI tahun 2018.

Agenda persidangan Rabu (27/1/2021) mendengarkan surat dakwaan jaksa Ester Lauren Harianja SH di Pengadilan Negeri Pematangsiantar.

Terdakwa menginformasikan adanya proyek Kemenag kepada Wilson. Lalu Wilson meyakinkan korban Erwin Freddy Siahaan tentang proyek tersebut yang akan dikerjakan di Yayasan Pelita Jalan Melanthon Siregar kota Pematangsiantar.

 Wilson yang dikenal sebagai mantan Kasatpol PP menerima uang 150 juta dari Freddy Siahaan.

Uang tersebut diserahkan kepada Yudi Adrian dan Feri Oktorizal (DPO) di Jakarta.  Lalu terdakwa menandatangani sebuah kwitansi atas perintah Jhonry Wilson.

Faktanya, proyek dari Kemenag yang dijanjikan terdakwa dan Wilson tidak pernah ada. Sehingga korban mengalami kerugian ratusan juta. Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 378 atau pasal 372 KUHPidana jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Persidangan dipimpin ketua majelis hakim Derman P. Nababan SH MH ditunda hingga Rabu mendatang. Untuk memberi kesempatan terdakwa mengajukan eksepsi atas dakwaan jaksa.