SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Eko Panda Satria alias Kodok (29) penduduk Jalan Asahan KM VI Nagori Sejahtera Kecamatan Siantar terbukti memiliki 0,50 gram sabu. Dihukum 5 tahun penjara denda Rp 900 juta subsider 6 bulan di sidang online Pengadilan Negeri Simalungun, Rabu (27/1/2021).            

Vonis  hakim pimpinan Hendrawan Nainggolan SH konform (sama) dengan tuntutan jaksa Sanggam P Siagian SH. Hakim dan jaksa sependapat mempersalahkan terdakwa melanggar pasal 112 ayat (1) UURI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.             

Terdakwa ditangkap petugas  Polsek Bangun setelah mendapat informasi dari masyarakat Selasa 18 Agustus 2020 pukul 18.00 Wib di perladangan coklat di Nagori Sejahtera kampung terdakwa.              

Dari terdakwa polisi menemukan alat hisap sabu berupa sebuah bong, kaca pirex, dua buah mancis, dan sebuah dompet berisi 3 paket sabu 0,50 gram. Terdakwa Kodok mengakui sabu tersebut adalah miliknya yang dibeli seharga Rp 200 ribu dari Acong (DPO).              

Atas putusan tersebut, terdakwa didampingi pengacaranya masih pikir-pikir 7 hari untuk menentukan sikap menerima atau menyatakan banding.