SIANTAR,HETANEWS.com - DPRD Siantar merencanakan sejumlah agenda untuk mempercepat peralihan pemerintahan yang lama ke pemerintahan yang baru. 

Ketua DPRD Siantar, Timbul Marganda Lingga menuturkan, DPRD akan menggelar paripurna pada Jumat 29 Januari 2020 mendatang.

Adapun agenda pembahasan antara lain pengusulan pemberhentian masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota periode 2017-2022 Hefriansyah-Togar Sitorus. 

Bersamaan dengan itu DPRD juga mengusulkan pelantikan Paslon Walikota dan Wakil Walikota terpilih di Pilkada tahun 2020, Asner Silalahi- Susanti Dewayani.

Kompensasi sisa jabatan

Sepintas soal masa jabatan Hefriansyah-Togar yang dirasa masih perlu penjelasan pemerintah pusat, Timbul juga berpendapat belum ada pembahasan soal kompensasi, sebagaimana sempat menjadi topik jelang Pilkada Serentak 2020.

Namun Timbul tampaknya meyakini ada sisa jabatan Hefriansyah-Togar yang dirasa perlu dapat kompensasi. 

"Oleh regulasi kan ada diatur itu tentang kompensasi sisa masa jabatan kepala daerah," kata Timbul dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (26/1/2021).

Sisa jabatan kepala daerah yang dimaksud, Hefriansyah-Togar periode 2017-2022 atau dihitung sisa 2 tahun. 

Apakah DPRD kemudian merencanakan anggaran APBD untuk pembayaran kompensasi, Timbul belum tegas memberikan jawaban.

"Mungkin tidak langsung di situ diapakan, bisa jadi di P APBD ditampung," ucap pria yang juga Ketua DPC PDIP Siantar ini.

Meski demikian Timbul mengaku pihaknya hanya mengikuti regulasi yang ada, khususnya masa pergantian tersebut.

"Idealnya mereka sudah harus tahu, sebab dana pilkada sudah kita siapkan, maka ketika dana pilkada disiapkan akan ada lahir pemimpin baru di periode yang baru," katanya

Usulan 2 Calon Wakil Walikota

Sementara itu, Wakil DPRD Siantar, Mangatas Silalahi memastikan DPRD mengadakan paripurna sesuai dengan regulasi.

"Sesuai dengan UU pengusulan dan pengangkatan walikota akan kita laksanakan Jumat 29 Januari 2021 kita akan buat rapat paripurna," kata Mangatas ditemui di halaman DPRD, Jalan Adam Malik Kota Siantar.

Menurut Politisi Golkar ini, pihaknya akan mengusulkan calon wakil Walikota paling lama 1 bulan setelah pelantikan.

"Karena Siantar hanya ada wakil, kedepan kita akan membuat pengusulan wakil walikota paling lama satu bulan," ujarnya.

Sebagaimana diketahui pengusulan Wakil Walikota tersebut dikarenakan Walikota terpilih Asner Silalahi meninggal dunia sebelum ditetapkan sebagai Walikota terpilih bersama Wakilnya Susanti Dewayani.

DPRD, kata Mangatas, akan mengusulkan dua nama kandidat Wakil Walikota setelah Susanti diangkat sebagai Walikota definitif periode 2020-2024.

"Pengusulan wakil walikota akan di usulkan oleh 8 partai pendukung dan akan ada 2 orang yang di usulkan sebagai calon wakil walikota Siantar," tutupnya.

Baca juga: KPUD Tetapkan Walikota dan Wakil Walikota Terpilih