SIANTAR, HETANEWS.com - Kehilangan kendaraan saat parkir harus diganti oleh pengelola. Hal itu disampaikan oleh pengacara Reinhard Sinaga saat dihubungi melalui seluler pada Senin (25/1/2021).

"Penyedia jasa parkir memiliki tanggung jawab terhadap barang yang dijaganya, sebab ada biaya retribusi yang dikutip kepada pemilik kendaraan. Bila tidak ada tanggung jawab penyedia parkir, berarti pengutipan parkir adalah pungli. Setiap tindakakan yang dilakukan manusia adalalah peristiwa hukum," ujarnya.

Menurut ketentuan Pasal 1694 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata ("KUHPer") dapat dilihat pengertian penitipan, yaitu

"Penitipan terjadi apabila seseorang menerima sesuatu barang, dari seorang lain, dengan syarat bahwa ia akan menyimpannya dan mengembalikannya dalam wujud asalnya." katanya.

Sebagai sebuah penitipan, berdasarkan Pasal 1706 KUHPer, pengelola tempat parkir sebagai penerima titipan wajib menjaga dan mengembalikan barang-barang yang dititipkan (motor) dalam keadaan semula pada saat dititipkan.

Dijelaskannya, pada pasal 1719 KUHPer, si penerima titipan tidak diperbolehkan mengembalikan barang titipannya selain kepada orang yang menitipkan kepadanya, atau kepada orang yang atas namanya penitipan itu telah dilakukan atau yang ditunjuk untuk menerima kembali barangnya.

Baca juga: Meski dijaga jukir, sepeda motor bisa hilang juga di taman bunga