SIANTAR, HETANEWS.com - Ruang publik untuk sarana olahraga maupun rekreasi, Lapangan Merdeka, mendadak jadi soroton. 

Pasalnya, sepeda motor milik pengunjung yang diparkir di tepi jalan samping trotoar raib meski dijaga oleh Jukir [Juru Parkir]. 

Pemilik sepeda motor ialah warga asli Kota Siantar, Mak Tek Koang (43) yang datang ke Lapangan Merdeka untuk olahraga. 

Ia pun memarkir sepeda motor matic Honda Vario di Jalan WR Supratman kelurahan Pahlawan, percis di depan kompleks Siantar Hotel, Minggu (24/1/2021) sore.

Kehilangan sepeda motor yang dialami Tek Koang membuat ia melaporkan kejadian itu ke Polisi. Polisi kemudian turun ke lokasi menggali informasi dari Jukir dan koordinator lapangan.

Dari penjelasan yang diterima Polisi, Jukir maupun koordinator tidak bertanggungjawab atas kejadian itu. Mereka berdalih parkir adalah jasa penitipan. 

“Kalau masalah tanggungjawab, saya rasa kayak mana lah ya. Kalau memang diserahkan samaku menjaganya, kan ini namanya barang titipan," ujar seorang pria inisal MS, yang mengaku selaku koordinator lapangan pengutip parkir dari Jukir di Lapangan Merdeka, seperti yang diberitakan restorasidaily.

"Kita cari lah dulu pak. Latar belakang hilangnya. Saya tanyai dulu anggota saya," ucap MS kepada Polisi.

MS juga mengaku mendapat mandat memungut uang parkir dan sudah memperoleh arahan penanganan parkir dari oknum pegawai Dishub Siantar inisal JH.

Sebagaimana diketahui hampir setiap hari sepeda motor berjejer di parkiran tersebut.

Motor para pengunjung dijaga oleh para Jukir Dishub Siantar dengan biaya parkir satu unit sepeda motor Rp 2000 ribu. Oleh Jukir uang tersebut disetorkan kepada koordinator lapangan.

Jauh hari sebelum kawasan itu ditetapkan sebagai salah satu lapak parkir tepi jalan, Dishub Siantar pernah membuat rambu larangan parkir.

Belakangan rambu tersebut hilang tanpa diketahui penyebabnya, menyusul kemudian tempat itu dijadikan lapak parkir hingga sekarang.

Sepanjang jalan WR Supratman juga kerap dilanda macet lantaran kendaraan yang melintas terganggu akibat jalan digunakan sebagai parkir. Ditambah lagi tempat itu lokasi ngetem kendaraan hiburan, Odong-odong.

Baca juga: Jukir Liar di Taman Bunga Mengaku Dibekingi Oknum TNI