SIANTAR, HETANEWS.com - Judi berbasis permainan ketangkasan atau dikenal dengan sebutan Gelper marak beroperasi di Kota Siantar. Ketua Dewan Masjid Kota Siantar Armaya Siregar mendesak Kapolres agar menumpas segala permainan yang berbau perjudian.

Menurut Armaya, permainan yang berbau perjudian dikhawatirkan dapat merusak mental generasi muda di Kota Siantar.

Selain dilarang oleh ajaran agama, dari aspek hukum aktivitas perjudian juga dilarang dan harus diberantas.

"Sesuai pasal 303 KUHP itukan sudah jelas dikatakan yang namanya judi dilarang Negara," ujar Armaya, (21/1/2021).

Menanggapi maraknya rumah rumah perjudian di Siantar, menurut Armaya bagaimanapun pihak berwajib dalam hal ini kepolisian harus segera menindak.

Polisi didesak agar bersikap tegas dan tidak menunggu laporan dari masyarakat. Tokoh agama di Siantar ini berkaca dengan aksi Ibu ibu yang gerah dengan perjudian di Kota Medan belum lama ini.

"Kita sangat berharap kepada pihak berwajib bekerja lah sesuai tupoksinya. Jangan sampai seperti yang terjadi di Medan di mana karena ibu-ibu sudah gerah dengan perjudian Gelper," pungkasnya.

Menurut Armaya, maraknya perjudian berbasis permainan ketangkasan itu mulai membuat para Ibu rumah tangga merasa gerah.

Apalagi kondisi saat ini aktivitas belajar tatap muka ditiadakan karena pandemi Covid 19, sehingga dikhawatirkan para siswa terpengaruh.

"Bagaimana tidak gerah anak-anak tidak sekolah lagi, karena terpengaruh dan ditambah lagi sebagian besar suaminya juga ikut bermain. Itulah yang mengakibatkan para ibu-ibu menjadi marah. Jadi apapun ceritanya itu harus segera ditindak jangan sampai di Siantar hal itu terjadi," tegasnya.

Armaya mengingatkan sesuai ajaran agama judi itu dilarang. Ia pun berharap Polisi segera bertindak dan menegakkan hukum yang berlaku.

"Jadi kita ingatkan kepada kepolisian agar segera ditindak. Karena yang namanya judi itu tidak ada yang baik. Jangan sampai ada generasi muda di Siantar rusak. Di dalam Agama juga jelas-jelas itu sangat-sangat dilarang,” ucapnya

Respon Kapolres

Menanggapi desakan yang disampaikan Tokoh Agama, Kapolres Siantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar menyampaikan terima kasih atas informasi terkait maraknya aktivitas perjudian yang selama ini dikenal dengan sebutan Gelper.

Kapolres juga merespon akan menindaklanjuti keluhan warga terkait hal tersebut. Meski demikian ia tidak memberi penjelasan lebih rinci mengenai tindak lanjut yang dimaksud.

"Terimakasih atas informasinya. Kita tindak lanjuti," kata AKBP Boy dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Disinggung mengenai tindak lanjut yang akan dilakukan pihak kepolisian, Kapolres belum memberikan penjelasan. Pesan yang dikirim hingga berita ini diturunkan belum terjawab.

Baca juga: Siantar Mulai Rusak, Judi Gelper Semakin Merajalela Rusak Generasi Muda