SIANTAR, HETANEWS.com - Ibu Kamsiah Eridawati pemegang polis BNI Life insurance yang sempat mengeluhkan dana kompensasi selama 5 tahun ikut asuransi, menyesalkan sikap BNI life karena dana yang diterima hanya sebesar 17.474.977. dari yang dijanjikan senilai Rp.50 juta setelah jatuh tempo per Juni 2020.

Petugas Customer Service (CS) bernama Ibu Lina di kantor BNI jalan Merdeka Siantar, yang ditemui Hetanews.com Senin (18/1/2021) menjelaskan jika asuransi jiwa a.n Ibu Kamsiah sudah dibayarkan dan diterima.

"Ibu Kamsiah juga sudah melayangkan surat keberatan terkait kompensasi dana tersebut, dan kami telah melanjutkan ke atasan tentang keluhan tersebut. Namun, total dana yang diberikan memang sudah maksimal sebesar 17 juta sekian," sebut Lina.

Pihaknya juga menjelaskan sebaiknya, jangan diklaim saat ini karena situasi pandemi dan nilai investasi mengalami penurunan. Sebelum menandatangani perjanjian dalam kesepakatan insurance life BNI, nasabah telah diberikan penjelasan dan membaca semua perjanjian dalam kontrak.

Jika nasabah meninggal dunia, maka klaim penuh dapat dibayarkan 50 juta, demikian asuransi jiwa yang telah disepakati tersebut. 

Terhitung pembayaran asuransi ibu Kamsiah selama 5 tahun dengan premi Rp.500 ribu/bulan menjadi 30 juta. Tetapi klaim tidak dapat dibayar penuh setelah jatuh tempo karena nilai investasi rendah di tengah pandemi, jelasnya. 

Dana kompensasi tersebut telah diterima yang bersangkutan, maka tidak ada permasalahan lagi, sebut Lina.
 

Baca juga: Kamisa Keluhkan Pelayanan Asuransi BNI Life Siantar