SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri Simalungun pimpinan Roziyanti SH, meringankan vonis terdakwa Hairul Anwar Lubis alias Irul (40) penduduk Huta II Nagori Sei Mangke Bosar Maligas, menjadi 4,6 tahun denda 900 juta subsider 3 bulan penjara disidang online, Senin (18/1/2021).

Sebelumnya, terdakwa dituntut pidana penjara selama 5 tahun denda 800 juta subsider 6 bulan oleh jaksa Fransiska Sitorus SH. Terdakwa dinyatakan bersalah melanggar pasal 112 (1) dan pasal 111 (1) UU RI No.35/2009 tentang narkotika.

Terdakwa Irul ditangkap petugas di rumahnya pada Selasa, 18 Agustus 2020. Penangkapan berdasarkan informasi jika di rumah terdakwa sering melakukan transaksi narkotika.

Setelah dilakukan penggeledahan oleh petugas, ditemukan bong dan berbagai alat hisap sabu. Diakui terdakwa jika dirinya mengkonsumsi sabu bersama Wahab. Sabu diperoleh dari Wahab (terpisah).

Lalu petugas menemukan 1 pohon ganja di dalam polibek di belakang rumah terdakwa. Ganja dibeli dari Joko (DPO) warga Batu Bara seharga 20 ribu pada bulan Mei. Karena ada biji ganjanya, maka terdakwa pun menaburkannya di polibek dan tumbuh.

Didampingi pengacara Fransiskus Silalahi, terdakwa diberi kesempatan selama 7 hari untuk menentukan sikap atas putusan hakim tersebut. Menyatakan menerima, ataupun banding.

Hal yang memberangkatkan terdakwa, karena tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sedangkan hal meringankan, terdakwa belum pernah dipidana.

Baca juga: Irul Tanam Pohon Ganja Dalam Polybag Tanpa Izin