SIANTAR, HETANEWS.com - Seorang pria pemilik akun Facebook Prabu Siliwangi diamankan anggota Himpunan Masyarakat Batak Toba (HUMATOB) karena komentarnya soal pemakaman Walikota Terpilih Pilkada Pematangsiantar 2020, Almarhum Asner Silalahi.

HUMATOB membawa pria tersebut dari tempat ia bekerja di salah satu Toko perabotan di Jalan Sutomo, Kelurahan Dwikora, Siantar Barat, ke Mapolres Pematangsiantar di Jalan Sudirman, Sabtu (16/1/2021) sore pukul 18.00 WIB.

Ketua HUMATOB, Sakti Sihombing mengatakan pria tersebut membuat komentar di sebuah berita online lokal yang dibagikan di salah satu grup paguyuban anak Siantar di media sosial Facebook. 

Pemilik akun Facebook Prabu Siliwangi menuliskan komentar 'Membawa Virus Di Keliling Kan,' terhadap salah satu pemberitaan pemakaman Jenazah Walikota Pematangsiantar terpilih. 

Meski komentarnya sudah dihapus namun jejak digitalnya dapat dibuktikan dengan potongan gambar (screenshot).

Sebagaimana diketahui, jenazah Almarhum Asner Silalahi dibawa keliling dengan membawa mobil jenazah hingga singgah di Balai Kota Pematangsiantar sebagai bentuk penghormatan terakhir, sebelum dikebumikan pada Jumat (15/1/2021).

“Keluarga kita dari Humatob, selaku salah satu ormas pendukung (Paslon) Asner-Susanti masih berduka. Tiba-tiba ada akun Facebook yang buat komentar seperti itu. Ini yang buat kita geram dan sangat menyesalkan tindakan itu,” kata Ketua Humatob Siantar, Sakti Sihombing SE.

Pemilik akun Facebook tersebut akhirnya diketahui identitasnya bernama Muhammad Arif Siregar (26) inisial MAS, warga Jalan Kedondong, Kelurahan Sitalasari, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun. 

Orangtuanya turut hadir di Mapolres setelah mendengar kabar anaknya diamankan ke kantor Polisi. Di ruang SPKT Mapolres kedua orangtuanya tampak kaget seraya bersedih mendengar anaknya diperiksa.

“Kenapa anak kami Pak, kami minta maaf ya pak, bantu kami,” kata kedua orangtuanya memohon maaf kepada pengurus HUMATOB.

Setelah beberapa jam  ia diperiksa dan dimintai penjelasan oleh Polisi, Muhammad Arif akhirnya mengakui perbuatannya yang dimuat dalam sebuah video, Sabtu Malam.

"Pada kolom komentar saya menuliskan membawa virus keliling. Itu membuat banyak pihak tersinggung dan merasa tidak nyaman," katanya. 

Dalam pernyataannya itu, Arif juga menyampaikan permohonan maaf kepada HUMATOB khususnya kepada keluarga Almarhum Asner Silalahi yang masih dirundung duka. 

"Permohonan maaf yang sebesar-besarnya saya tunjukkan secara khusus kepada keluarga almarhum Asner Silalahi," katanya.

Dalam sebuah video yang direkam itu, Arif juga menyampaikan maaf kepada seluruh warga Kota Pematangsiantar.  

"Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya, saya mengaku khilaf dan berjanji tidak melakukan perbuatan saya di kemudian hari," ungkap pria penghobi ikan hias ini.

Kanit SPKT, Aiptu Saiful membenarkan bahwa Arif telah di serahkan HUMATOB ke Polres Pematangsiantar dan  membuat permintaan maaf.

Sebelumnya, Calon Walikota Pematangsiantar terpilih pada Pilkada serentak 2020, Asner Silalahi (59) tutup usia pada Rabu (13/1/2021) di RS Colombia, Kota Medan. 

Pria kelahiran Kota Pematangsiantar 19 Juli 1961 itu kini telah berpulang. Warga Kota Pematangsiantar berduka dan mengucapkan bela sungkawa di pinggir jalan saat rombongan mobil jenazah berkeliling kota. 

Setelah itu jenazah Asnser dikebumikan di pemakaman keluarga, di Huta Tumuran Huta Turunan, Bah Sampuran, Kabupaten Simalungun, Jumat (15/1/2021). Almarhum meninggalkan istri Juliati Sihombing dan 3 orang anak.

Baca juga: Peluang Putra Sulung Almarhum Asner Menjabat Wakil Walikota