SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Medan (UNIMED) M. Rizal menilai Pemkab Simalungun perlu mengambil kebijakan dalam menangani persoalan pendidikan di masa pandemi Covid 19.

Peneliti senior Lembaga Riset Publik (LARiSPA) Indonesia ini mengatakan, hal itu perlu dilakukan agar tidak terjadi Lost Generation.

Menurut Rizal, idealnya pembelajaran dilakukan secara Offline. Ia menjelaskan dalam kurikulum pembelajaran tentu pertemuan dan materinya dilakukan secara tatap muka.

Hanya saja perlu diantisipasi agar tidak terjadi cluster baru Covid 19 akibat adanya kerumunan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Materi-materi itu bisa dijadikan satu dalam bentuk buku dan lembar tugas siswa. Jadi itu bisa dimanfaatkan untuk siswa mengantarkan tugas ke sekolah  dan tetap membatasi orangnya," kata Rizal kepada Hetanews, Jumat (15/1/2021).

Baca juga: Sosok Franscius, Peduli Siswa Meski Hadapi Keterbatasan

Dengan itu peran dibutuhkan peran Pemkab Simalungun untuk mengambil kebijakan. Standarisasi kurikulum dapat diturunkan dalam bentuk ajar atau modul yang sudah di atur dalam bentuk buku latihan.

Ia juga mengatakan agar ada standarisasi mutu pendidikan di Kabupaten Simalungun

"Jadi jelas kalau semua itu tidak dilakukan saya khawatir mutu pendidikan di kabupaten Simalungun itu bisa tertinggal dari pemerintah kabupaten kota lainnya," jelasnya.

Rizal meminta Pemkab Simalungun harus membuat kebijakan tersebut namun tetap mengikuti surat edaran Gubernur Sumatera Utara yang menyatakan memberi izin untuk belajar tatap muka.

"Saya berharap kepada bapak JR Saragih sebagai tokoh pendidikan di kabupaten Simalungun yang juga pemilik Universitas Efarina, mengeluarkan seluruh pengetahuannya, kebijakannya untuk mendukung dengan cara memfasilitasi mutu pendidikan di Kabupaten Simalungun itu," ucapnya.

Masih kata Rizal, dalam mengantisipasi dampak kesenjangan digital saat penerapan belajar daring di Simalungun, ia meminta dinas terkait lebih kreatif mencari solusi sejalan dengan visi misi Bupati Simalungun.

Menurutnya bila hal ini dibiarkan begitu saja tentu akan memunculkan kekhawatiran adanya lost generation.

"Jadi kita berharap besar kepada pemerintah daerah melalui Bupati Simalungun mengambil sikap yang cepat dan tegas untuk mengatasi kondisi sekarang ini," tutup Rizal.

Baca juga: Dikonfirmasi Pungli SK PTT Kadisdik Elpiani Beri Jawaban Menohok