PALEMBANG, HETANEWS.com - Seorang ayah pergoki putrinya berduan di kamar hotel dengan seorang pemuda. Pelaku mengaku baru sekali berhubungan dengan korban. Si ayah curiga karena anaknya sering bolos sekolah dan jarang pulang ke rumah.

Pergoki anak gadisnya berusia 16 tahun di sebuah kamar hotel nomor 12 salah satu penginapan di Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang, Jum'at (15/01/2021) pukul 10.00 WIB, seorang ayah di Palembang marah bukan kepalang.

Suryanto (51) murka hingga membawa pelaku herinisial AP (20) ke Polrestabes Palembang untuk mempertanggungkan perbuatannya.

Kecurigaan orangtua korban timbul semenjak anaknya ketahuan bolos sekolah pada 2020 lalu dan jarang pulang.

Suryanto menerangkan anaknya yang masih diduk di bangku SMA kelas 2 Palembang sering pergi tidak pamit bahkan bolos sekolah.

"Dulu pernah dia tidak pulang ke rumah selama empat hari dan diduga pergi bersama teman laki-lakinya ini yang saya bawa ke Polrestabes Palembang," ujar Suryanto warga Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, Jumat (15/1/2021).

Mendapatkan informasi anaknya pergi bersama pelaku ke TKP.

Kedua orang tua korban menyusul anaknya hingga kaget melihat anaknya berada di sebuah kamar di dalam hotel tersebut.

"Saya marah dan langsung bawa pelaku ke Polrestabes Palembang," tutupnya.

Sementara itu pelaku berinisial AP yang ditemui di Polrestabes Palembang mengaku baru satu kali setubuhi korban di TKP pada saat kejadian.

"Semalam kami nginep di situ, baru sekali semalam melakukannya sekira pukul 01.00 WIB. Kami melakukannya karena suka sama suka dan pacaran juga tidak ada unsur pemaksaan," katanya.

Ia mengaku sudah berpacaran dengan korban selama 8 bulan. "Selama ini sering jalan sama dia dan saya jemput dia di dekat rumahnya. Saya menyesal pak dan benar-benar menyesal," tutupnya.

Atas kejadian tersebut Suryanto langsung membawa pelaku ke Polrestabes Palembang serta membuat laporan polisi.

"Saya hanya kenal pelaku dari omongan teman anak saya saja. Dan hari ini saya bertemu dengan dia, kemudian saya bawa dia ke Polrestabes Palembang agar dapat bertanggung jawab," tutupnya.

Sementara itu laporan perlidungan anak yang dilaporkan ke SPKT Polrestabes Palembang sudah diterima, selanjutnya laporan korban akan diserahkan ke Unit PPA Polrestabes Palembang.

sumber: tribunnews.com