Siantar, hetanews.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) melalui dr Ronald Saragih masih belum mengetahui kepastian alokasi dan jadwal pengiriman vaksin COVID-19 untuk kota Pematangsiantar.

Menurut Ronald, penerima vaksin Covid-19 Sinovac terlebih dulu harus mendapatkan pesan melalui SMS pemberitahuan. Setelah mendapat SMS pemberitahuan, penerima diminta  membalas SMS untuk registrasi ulang.

"Apabila sudah registrasi ulang, akan keluar E-Tiket yang menyatakan yang bersangkutan akan menerima vaksin Covid-19 di Puskemas tertentu," ujarnya.

Dilanjutkan Ronald, setelah mendapatkan E-Tiket, yang bersangkutan masih harus melalui empat tahap.

"Tahap pertama, orang yang akan disuntik vaksin terlebih dahulu menunjukkan E-Tiket. Lalu diverifikasi pendaftaran melalui aplikasi ‘Peduli Lindungi", ujarnya.

"Tahap kedua untuk screening. Di tahap ini, calon penerima vaksin akan diperiksa kesehatannya. Seperti pengukuran suhu tubuh dan tekanan darah. Jika lolos di tahap kedua, maka tahap ketiga adalah pemberian vaksin Covid-19 Sinovac dengan cara disuntik di lengan kiri atas," tambah nya.

Lanjutnya, Usai disuntik, masuk ke tahap empat, yakni penerima vaksin akan menjalani masa observasi selama 30 menit. Setelah observasi selama 30 menit, si penerima vaksin diperbolehkan pulang oleh pihak Puskesmas.

"Namun untuk kepastian alokasi vaksin tersebut belum tau kita kapan sampainya di Siantar. Jadi sampai saat ini kita masih menunggu," ujarnya.

Saat di singgung hetanews kriteria seperti apa yang akan mendapatkan vaksin tersebut dan apakah masyarakat berhak mendapatkan nya.

"Hasil dari rapat kita terakhir untuk tahap pertama yang mendapatkan vaksin Covid-19 itu ialah Nakes. Dan kalau untuk kriteria nya pusatlah yang menentukan dan terkait jumlahnya kita juga tidak mengetahui berapa jumlah vaksin yang akan di realisasikan ke kota Pematangsiantar. Jadi kita tunggu sajalah karena kebijakan bukan di kita. Kita hanya menjalankan saja," tegasnya.