Samosir, Hetanews.com - Ratusan milyar pengerjaan alur Tano Ponggol yang bersumber dari dana APBN 2017 (multiyear) yang seharus sudah selesai pada tahun 2020 meninggalkan kerusakan serius bila tidak ditangani secepatnya dan ini akan berdampak pada kerawanan rubuhnya dinding pengerjaan alur Tano Ponggol sekitar puluhan meter.

Hal ini dikatakan Ketua DPC ormas Garda Bela Negara Nasional (GBNN) kabupaten Samosir, Hatoguan Sitanggang pada Sabtu(8/1/2021) kepada kontributor media Hetanews di Pangururan pasca investigasi lapangan.

“Temuan lapangan saat ini, tampak dilantai atas pondasi krocok besi mengalami keretakan mengangga. Diduga kuat dapat terjadi akibat tidak sesuainya methode pelaksanaan pekerjaan secara krontruksi yang sudah tertera di RAB,” ujar Hatoguan

Foto terkini lantai pekerjaan dinding penahan alur tanoponggol

Lebih lanjut Hatoguan mengatakan bahwa pihak pemerintah pusat yang telah memberikan perhatian serius kepada daerah Kabupaten Samosir dalam rangka mendukung daerah ini menjadi destinasi wisata internasional, dapat meninjau langsung progress pengerjaan ini, sehingga ada upaya perbaikan dari kontraktor unyuk segera mendapat respon yang positif.

Senada Dedy Sidabutar Menejer BRP ketika dikonfirmasi pada Sabtu(8/1/2021)) melalui telepon selulernya yang bernomor 08128732XXXX, tidak dapat dihubungi.