Simalungun, hetanews.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) melalui Kabid P2P, Henny Pane, masih belum mengetahui kepastian alokasi dan jadwal pengiriman vaksin covid-19 untuk Kabupaten Simalungun.

Henny Pane saat di temui di ruang kerjanya Rabu, (13/1/2021) mengatakan kalau pihaknya masih menunggu informasi dari Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terkait alokasi dan jadwal pengiriman vaksin COVID-19. 

"Akan tetapi terakhir informasi yang masuk sama kita kalau vaksin tersebut sudah berada di provinsi," ujarnya.

Kalau untuk persiapan nya kalau vaksin untuk masyarakat belum ada tapi yang di prioritas kan untuk saat ini yaitu untuk nakes.

"Jadi untuk persiapan kita sudah membuat tim tingkat kabupaten dan kalau untuk tingkat puskesmas juga sudah di SK kan oleh kapus-nya. Jadi sampai saat ini kita masih menunggu petunjuk dari provinsi," ujarnya.

Lanjut, Henny kalau sampai saat ini jumlah Nakes di kabupaten Simalungun itu lebih kurang 1500.

"Kalau siapa yang berhak untuk mendapatkan itu nanti kita belum ada. Tapi kalau untuk nakes kita di kabupaten Simalungun lebih kurang 1500," ujarnya.

Saat di singgung hetanews syarat apa saja yang harus di lengkapi agar dapat memperoleh vaksin covid-19 tersebut. 

"Kita itu hanya sebagai pelaksana jadi kalau siapa nanti calon penerima vaksin tersebut provinsi lah yang menentukan persyaratan. Kalau yang pastinya usia produktif 18-59 tahun dan yang pasti tidak memiliki penyakit penyerta lainnya," ujarnya.

Henny juga meminta kepada masyarakat kabupaten Simalungun untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, selalu memakai masker, cuci tangan dan hidup sehat. Paling utama Henny menghimbau jangan kawatir karena vaksin ini untuk mempercepat pemutusan penyebaran covid-19.

"Kalau bentuk vaksin ini mirip dengan vaksin rabies akan tetapi tidak serupa ia yang di mana vaksin ini siap pakai buang," tutupnya.