Bandung, hetanews.com - Bahan baku 15 juta dosis vaksin COVID-19 (bulk) tiba di Kantor Pusat Bio Farma, Kota Bandung, Jawa Barat pada Selasa (12/1/2021) sekitar pukul 19.10 WIB. Bahan baku tersebut diangkut oleh tiga truk yang masing-masing membawa tiga envirotainer untuk menjaga sistem rantai dingin (cold chain system).

Kedatangan bulk vaksin COVID-19 dari Sinovac, China ini dikawal ketat oleh aparat keamanan. Tampak personel TNI dan polisi bersenjata siap siaga dalam mengamankan kedatangan truk pengangkut bulk vaksin COVID-19 di depan gerbang Biofarma.

Begitu pun dengan iring-iringan truk pembawa bulk vaksin COVID-19 yang juga dikawal oleh sejumlah mobil rantis dengan polisi bersenjata di dalamnya.

"Alhamdulillah (bulk vaksin) baru datang, kita terima (bulk) 15 juta dosis yang nanti selanjutnya akan dilakukan produksi akhir di Biofarma," ujar Kepala Bidang Corporate Communication Biofarma Iwan Setiawan di Kantor Biofarma, Selasa malam.

Iwan mengatakan, proses produksi akan segera dilaksanakan dan jika sesuai rencana vaksin yang telah diproduksi bisa mulai diedarkan pada Februari 2021 mendatang. Bulk vaksin yang diproduksi oleh Biofarma akan dikemas dalam bentuk multi dose.

"Jadi nanti akan dilakukan formulasi, filing dan packaging kurang lebih memakan waktu sebulan," ucap Iwan.

Untuk vaksin yang telah diproduksi nanti, kata Iwan, tak perlu lagi melewati proses uji klinis. Pasalnya, bahan baku yang diperoleh berasal dari Sinovac yang telah mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA) dari BPOM RI.

Sebelumnya, Indonesia juga sudah mendatangkan 3 juta dosis vaksin COVID-19 dari Sinovac dalam bentuk jadi. Vaksin ini sudah didistribusikan ke sejumlah daerah dan proses vaksinasi dimulai hari Rabu (13/1/2021).

Sumber: detik.com